Sleman – Sebanyak 20 unit lampu sorot masing-masing berdaya pancar 250 watt, dipasang Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Sleman, pada sejumlah jembatan serta sabo dam di aliran sungai yang berhulu dari puncak Gunung Merapi.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dishubkominfo Sleman, Mursid Kunjana menjelaskan, pemasangan lampu sorot yang bekerjasama dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) itu bertujuan untuk membantu tugas para relawan dalam melakukan pantauan aliran banjir lahar, yang berpotensi terjadi ketika berlangsung curah hujan dengan intensitas tinggi.
Melalui upaya yang dilakukan itu Mursid berharap, bisa memberi informasi secara lebih cepat kepada masyarakat, sehingga ketika banjir lahar hujan menerjang pemukiman warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai seperti kawasan Sungai Code, tidak akan menimbulkan korban jiwa terlalu banyak.
”Hasil pantauan itu akan disebarluaskan kepada masyarakat umum, karena relawan itu punya alat komunikasi sehingga informasi bisa sampai dengan cepat,” kata Mursid, Minggu (17/1).
Sementara itu, titik-titik yang dipasangi lampu sorot oleh Dishubkominfo Sleman beberapa diantaranya meliputi Sabo Dam Mlesen di wilayah Kecamatan Tempel, kemudian Jembatan Padasan Kalikuning serta Sabo Dam Bronggang di wilayah Kecamatan Cangkringan, hingga Jembatan Rogobangsan Bimomartani Kecamatan Ngemplak.


