Sleman – Pemerintah Kapanewon Gamping terus memperkuat sinergi kepedulian sosial dan tradisi gotong royong warga melalui optimalisasi Program Eling Gamping. Pelayanan sosial inovatif yang telah diluncurkan sejak 26 Maret 2025 tersebut kembali direalisasikan melalui penyerahan santunan kepada anak yatim di Masjid Al Mukarom, Padukuhan Salakan, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, pada Jumat (24/07/2026).
Penyaluran bantuan sosial ini dilaksanakan bertepatan dengan agenda Safari Sholat Jumat Bupati Sleman bersama jajaran Forkopimda dan Pemerintah Kabupaten Sleman. Program Eling Gamping sendiri dirancang sebagai platform responsif berbasis kolaborasi lintas sektor yang mengintegrasikan dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, instansi lintas sektor, serta relawan untuk membantu warga yang membutuhkan secara tepat sasaran.
Panewu Gamping, Suyanto, menyampaikan bahwa Eling Gamping bertujuan menggeser paradigma pelayanan publik agar tidak hanya berfokus pada ranah administratif semata, tetapi juga tanggap terhadap masalah sosial di tengah masyarakat.
“Semangat tersebut sejalan dengan nilai yang diusung Eling Gamping, yakni membangun kesadaran bersama agar masyarakat senantiasa peka terhadap kondisi sosial di lingkungannya. Gotong royong harus terus kita jaga. Pemerintah tentu memiliki keterbatasan, sehingga kepedulian dari masyarakat, dunia usaha, lembaga sosial, dan berbagai pihak lainnya sangat dibutuhkan. Dengan kebersamaan, persoalan sosial yang ada di masyarakat dapat kita tangani secara bersama-sama,” ujar Suyanto.
Pelaksanaan program ini melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Kapanewon (Forkopimkap) Gamping, Polsek, Koramil, Kantor Urusan Agama (KUA), Puskesmas, hingga jejaring relawan lokal guna memastikan penanganan musibah maupun penyaluran bantuan berjalan cepat dan terkoordinasi.
Melalui konsistensi pelaksanaan Eling Gamping, Pemerintah Kapanewon Gamping berharap solidaritas sosial dan partisipasi aktif warga dapat terus bertumbuh sebagai modal utama dalam membangun wilayah yang makin inklusif, peduli, dan berdaya. (Adnan Nurtjahjo/KIM Pararta Guna Gamping)


