Sleman – Sebanyak 51 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam Gugus Soehardi Tjahjono 12 melaksanakan Action Plan PIONIR Gadjah Mada 2026 bersama masyarakat RW 09 Padukuhan Sanggrahan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Selasa (11/8/2026).
Bertempat di Kantor Dukuh Sanggrahan, para Gadjah Mada Muda (Gamada) mengajak warga meningkatkan kepedulian terhadap pengelolaan sampah nonorganik dan keselamatan berkendara sepeda motor. Kegiatan tersebut diikuti 21 anggota PKK RW 09 dari empat kelompok Dasa Wisma.
Action Plan merupakan bagian dari rangkaian PIONIR Gadjah Mada 2026 bertema “Sinergi Gadjah Mada Muda, Srawung Wujudkan Aksi Nyata”. Melalui kegiatan ini, mahasiswa baru didorong mengenali lingkungan sosial, membangun kepekaan, serta belajar berkomunikasi dan berkolaborasi langsung dengan masyarakat.
Interaksi Gamada dengan warga Sanggrahan telah berlangsung sejak Minggu (9/8/2026). Para mahasiswa turut berbaur dalam kegiatan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, seperti karnaval, jalan santai, dan perlombaan bersama warga serta Pemuda-Pemudi Bhaskara RW 09.
Sekretaris RW 09 Sanggrahan, Fuad Asnawi, menyambut positif keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan masyarakat.
“Selamat datang kepada mahasiswa PIONIR UGM di Sanggrahan. Kami senang adik-adik mahasiswa hadir dan berbaur bersama masyarakat. Semoga kegiatan ini bermanfaat dan semakin mempererat hubungan mahasiswa dengan masyarakat,” ujarnya.
Dukuh Sanggrahan, Suparman, mengatakan momentum HUT ke-81 RI dapat diisi dengan kegiatan positif yang memperkuat kepedulian dan kerukunan masyarakat.
“Menghargai jasa para pahlawan dapat dilakukan dengan mengisi kemerdekaan melalui kegiatan positif, menjaga kerukunan, saling peduli, dan bersama-sama membangun lingkungan yang harmonis,” katanya.
Dalam sesi edukasi, mahasiswa dan warga berdiskusi mengenai pemanfaatan sampah nonorganik agar dapat dikelola secara lebih bijak. Gamada juga mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran untuk berkendara secara aman dan bertanggung jawab.
Ketua PKK RT 04 RW 09 Sanggrahan, Kartika Wekasing Mukti Luwih, berharap kegiatan srawung dapat terus berlanjut meski rangkaian PIONIR telah selesai.
“Silaturahmi dan srawung seperti ini semoga terus dilanjutkan setelah PIONIR selesai. Di mana pun adik-adik mahasiswa berada, bergabunglah dengan kegiatan masyarakat dengan tetap menjaga etika dan sopan santun,” pesannya.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan bibit tanaman buah kepada empat kelompok Dasa Wisma RW 09 Sanggrahan dan foto bersama. Bibit tersebut menjadi simbol keberlanjutan kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat. (Wasana / KIM Depok)


