Sleman – Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi sekitar 7.000 mahasiswa baru jalur Seleksi Mandiri Tahun Akademik 2026/2027 di Fakultas Kedokteran UNY, Senin hingga Sabtu (10–15/8/2026).
Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari tahapan registrasi mahasiswa baru sebelum mengikuti perkuliahan. Jalur Seleksi Mandiri UNY meliputi Prestasi Akademik, Prestasi Unggul, Prestasi Olahraga Unggul, Talent Scouting, SM Skor UTBK, CBT Kampus, dan CBT Domisili.
Mahasiswa menjalani sejumlah pemeriksaan, antara lain pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan penglihatan, tekanan darah, tes buta warna, serta tes narkoba.
Pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk mengetahui kondisi fisik dan mental mahasiswa sekaligus mendeteksi potensi masalah kesehatan yang dapat memengaruhi proses pembelajaran. Tes narkoba juga menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan kampus bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Dekan Fakultas Kedokteran UNY, Kartika Ratna Pertiwi mengatakan pemeriksaan dilaksanakan selama satu pekan dengan jumlah peserta yang mencapai ribuan mahasiswa baru.
“Kami menargetkan sekitar 7.000 mahasiswa baru jalur Seleksi Mandiri mengikuti tes kesehatan selama satu minggu,” katanya, Kamis (13/8/2026).
Untuk menjaga kelancaran pelayanan, mahasiswa diminta hadir sesuai jadwal dan membawa dokumen yang telah ditentukan. Petugas kesehatan bersama panitia mendampingi peserta selama seluruh rangkaian pemeriksaan.
Salah satu peserta, Sayyid Fasihul Quran, mengaku bersyukur dapat diterima di Program Studi Pendidikan Agama Islam UNY. Pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu tahapan yang dijalaninya sebelum memulai kehidupan perkuliahan.
Menurut Sayyid, diterima sebagai mahasiswa UNY menjadi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan akademik sekaligus mempersiapkan diri mengikuti berbagai aktivitas di lingkungan kampus.
Melalui pemeriksaan kesehatan tersebut, UNY berupaya memastikan mahasiswa baru memiliki kesiapan yang mendukung proses pembelajaran sekaligus memberikan pelayanan registrasi yang tertata sebelum perkuliahan dimulai. (Athiful/KIM Depok)


