Program Tumandur UGM Olah Sampah Organik Jadi Pupuk

Sleman – Tim PKM-PM Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama ibu-ibu PKK Kampung Jurugsari RW 57, Padukuhan Joho, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Sleman, mengolah sampah organik rumah tangga menjadi pupuk organik cair (POC) dan kompos melalui Program Tumandur.

Program tersebut memanfaatkan Smart Compost Vessel untuk mengolah sampah organik yang kemudian digunakan sebagai pupuk tanaman pekarangan. POC dipanen pada 28 Juli 2026, sedangkan kompos dipanen pada 14 Agustus 2026.

Ketua Tim PKM-PM Tumandur UGM, Siti Nur Khasanah, mengatakan kegiatan tersebut menunjukkan bahwa sampah organik dapat kembali dimanfaatkan sebagai sumber daya.

“Setelah dikelola dengan benar, sampah organik dapat menjadi pupuk organik cair dan kompos yang bermanfaat untuk tanaman,” ujar Siti, Selasa (18/8/2026).

Menurutnya, Program Tumandur tidak hanya mengenalkan teknologi pengomposan, tetapi juga mendorong kemandirian masyarakat dalam mengelola sampah dari rumah.

Sebanyak 10 anggota PKK Kampung Jurugsari terlibat dalam kegiatan tersebut. Mereka mendapatkan pendampingan mulai dari pemilahan sampah, pengolahan menggunakan Smart Compost Vessel, hingga pemanfaatan POC dan kompos untuk tanaman.

Ketua PKK Kampung Jurugsari, Rini berharap kegiatan tersebut dapat terus dilanjutkan secara mandiri oleh warga.

“Kami berharap ibu-ibu dapat melanjutkan pengolahan sampah organik dari rumah dan memanfaatkan pupuk yang dihasilkan untuk tanaman,” ujarnya.

Ketua RW 57 Kampung Jurugsari, Purwoko menilai program tersebut dapat membantu mengurangi sampah rumah tangga sekaligus mendorong pemanfaatan pekarangan.

“Program ini jangan berhenti ketika kegiatan mahasiswa selesai. Pengetahuan dan teknologi yang sudah diberikan perlu diteruskan oleh warga,” katanya.

Melalui Program Tumandur, sampah organik dari dapur diolah menjadi pupuk, kemudian dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman pekarangan. Upaya tersebut diharapkan dapat mengurangi sampah dari sumbernya sekaligus mendukung ketahanan pangan keluarga.

(Wasana/KIM Depok)

image_pdfimage_print
Bagikan: