Kalurahan Sumbersari Paparkan KSB Sari Migunani di Program Ngobras RRI

Sleman – Kalurahan Sumbersari menjadi narasumber dalam program “Ngobrol Bersama Komunitas (Ngobras)” RRI Pro 1 Yogyakarta, Selasa (18/8/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan Lurah Sumbersari, Sukadi dan Carik Sumbersari, Junaidi serta dipandu host Dina Febriana.

Keduanya memaparkan Kampung Siaga Bencana (KSB) Sari Migunani yang dikukuhkan Bupati Sleman pada 30 Juli 2026.

Sukadi menjelaskan, pembentukan KSB Sari Migunani didasari potensi bencana yang dapat terjadi di wilayah Sumbersari, seperti kebakaran, puting beliung, dan gempa bumi. Selain KSB, Sumbersari juga telah memiliki relawan Kalurahan Tanggap Bencana (Kaltana) serta sarana ambulans.

“Semua wilayah berpotensi bencana seperti kebakaran, puting beliung, gempa, dan sebagainya. Selain itu Sumbersari sudah memiliki relawan Kalurahan Tanggap Bencana (Kaltana), juga memiliki sarana ambulans,” terang Sukadi.

Sukadi menambahkan, KSB Sari Migunani telah difasilitasi berbagai perlengkapan, seperti tenda posko, tenda shelter, dan sarana dapur umum. Kebutuhan dasar seperti makanan, sabun mandi, dan handuk juga telah disiapkan.

Sementara itu, Carik Sumbersari, Junaidi mengatakan KSB berperan dalam memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai kesiapsiagaan menghadapi bencana.

“Bencana tidak kita harapkan, tetapi bisa datang secara tiba-tiba. Apabila terjadi bencana, masyarakat bisa mengerti cara berlindung dan mengamankan diri serta keluarga,” ujarnya.

Kedua narasumber menyampaikan apresiasi kepada Dinas Sosial Kabupaten Sleman yang telah memberikan kepercayaan kepada Kalurahan Sumbersari sebagai KSB. Pemerintah Kalurahan Sumbersari berkomitmen meningkatkan kapasitas KSB agar semakin siap menghadapi potensi bencana.

“Kepercayaan tersebut tidak akan disia-siakan. Pemkal terus akan mendorong peningkatan kapasitas KSB,” tegas Sukadi.

Paparan mengenai KSB Sari Migunani mendapat respons dari pendengar RRI Pro 1 Yogyakarta yang turut berinteraksi melalui pesan WhatsApp maupun sambungan telepon. (Giek/KIM Moyudan)

image_pdfimage_print
Bagikan: