Sleman – Palang Merah Indonesia (PMI) Depok, Kabupaten Sleman, mengawal layanan kesehatan dan pertolongan pertama selama Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Negeri Yogyakarta Tahun 2026.
Relawan PMI Depok, Roro Hening Yuliana mengatakan tim kesehatan disiagakan untuk memastikan peserta memperoleh penanganan awal apabila mengalami gangguan kesehatan selama rangkaian kegiatan berlangsung.
“Tim memberikan pertolongan pertama kepada mahasiswa yang mengalami pingsan, kelelahan, dehidrasi, maupun cedera ringan. Kami menyiapkan posko kesehatan sebagai tempat pemeriksaan dan istirahat sementara bagi peserta yang membutuhkan,” katanya, Kamis (20/8/2026).
Selain pertolongan pertama, PMI Depok menyiapkan mekanisme rujukan apabila ditemukan kondisi yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut. Koordinasi dilakukan dengan ambulans kampus maupun fasilitas kesehatan terdekat sesuai kondisi pasien.
Hening menyebut, selama pelayanan kesehatan telah terdapat mahasiswa yang mendapatkan penanganan karena mengalami keluhan infeksi saluran kemih dan sakit kepala.
“Setiap keluhan kami tangani sesuai kondisi awal. Apabila membutuhkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut, pasien akan diarahkan melalui mekanisme rujukan medis,” ujarnya.
Dalam menjalankan tugas tersebut, Hening didampingi pengemudi ambulans PMI, Reza Wicaksono. Kesiapsiagaan personel dan ambulans menjadi bagian penting untuk mempercepat penanganan apabila terjadi kondisi darurat selama kegiatan.
Keterlibatan PMI Depok dalam PKKMB UNY sekaligus memperkuat dukungan kemanusiaan terhadap penyelenggaraan kegiatan pendidikan di Kabupaten Sleman.
“Kehadiran tim kesehatan diharapkan mampu memberikan rasa aman serta memastikan mahasiswa baru dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan kondisi kesehatan yang tetap terpantau,” pungkasnya. (Athiful/KIM Depok)


