Sleman – Penyaluran bantuan sosial (bansos) beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada 1.007 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kalurahan Donoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, berjalan lancar, pada Kamis (21/8/2026).
Setiap KPM menerima bantuan sebanyak 30 kilogram beras. Penyaluran dipusatkan di Balai Kalurahan Donoharjo dengan dukungan sukarelawan setempat. Sejak pagi, warga telah berdatangan untuk mengantre dan menerima bantuan.
Kamituwa Donoharjo, Dani Prasetyo mengatakan terdapat perubahan ketentuan dalam penyaluran bansos kali ini. Penerima maupun penerima pengganti harus memenuhi kriteria berdasarkan data terbaru, yakni masuk Desil 1 sampai 4 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSN).
“Ketentuan tersebut berlaku bagi KPM penerima maupun pengganti. Untuk KPM pengganti, penerima harus merupakan warga yang masuk kategori Desil 1 sampai 4 Data DTSN terbaru,” jelas Dani.
Ia menambahkan, masih terdapat warga yang kurang memperhatikan persyaratan administrasi. Beberapa warga bahkan harus kembali ke rumah karena tidak membawa Kartu Keluarga (KK), meski persyaratan tersebut telah tercantum dalam undangan.
“Ketentuan tersebut sebenarnya sudah tercantum dalam undangan penyaluran, tetapi sebagian warga belum memperhatikannya secara teliti,” ujarnya.
Dani menjelaskan, mekanisme penerima pengganti juga mengalami perubahan. Jika sebelumnya penerima pengganti dapat ditunjuk dari masyarakat yang dinilai kurang mampu, kini penerima pengganti wajib masuk dalam Desil 1 sampai 4 dan tidak dapat diwakilkan dalam pengambilan bantuan.
“Dahulu pengganti bebas diberikan kepada masyarakat yang dipandang kurang mampu. Sekarang hanya boleh diberikan kepada warga yang masuk kategori Desil 1 sampai 4 dan tidak boleh diwakilkan pengambilannya,” tegas Dani.
Masyarakat diimbau lebih teliti memperhatikan persyaratan dan membawa dokumen sesuai ketentuan dalam undangan. Kelengkapan administrasi diharapkan dapat memperlancar penyaluran serta memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang tepat sasaran. (Endarwati/KIM Donoharjo)


