Dinsos Sleman Dorong PSM Minggir Makin Solid, Tiga Program Prioritas Disiapkan

Sleman — Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sleman menggelar fasilitasi pembinaan sekaligus Rapat Kerja Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kapanewon Minggir di Resto Unagi dan Udang Kreo, Sendangagung, Minggir, Sleman, pada Jumat (21/08/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan peran PSM sebagai garda terdepan dalam menangani berbagai persoalan kesejahteraan sosial di tengah masyarakat.

Rapat kerja tersebut diikuti oleh pengurus harian PSM Kapanewon Minggir, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), serta Tenaga Pendamping Sosial Kalurahan (TPSK). Turut hadir dalam forum tersebut Ketua Tim Kerja Kelembagaan dan Partisipasi Sosial Dinsos Kabupaten Sleman, Sri Handayani.

Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kapanewon Minggir, Sunu Tri Widada, menyampaikan bahwa fasilitasi dari Dinsos Sleman menjadi momentum krusial untuk mengevaluasi sekaligus merumuskan agenda strategis pengurus. “Fasilitasi Dinsos Sleman ini kami gunakan sebagai Rapat Kerja PSM untuk penyusunan program kerja dalam tahun berjalan,” ujar Sunu.

Senada dengan hal itu, TKSK Minggir, Masykuri, mengapresiasi konsistensi Dinsos Sleman dalam membina para relawan sosial di tingkat bawah. “Tujuan kegiatan ini tentu untuk mengatasi berbagai permasalahan kesejahteraan sosial. Saya berharap Rapat Kerja ini juga menghasilkan program kerja PSM untuk satu tahun mendatang,” tegas Masykuri.

Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran yang berdampak pada frekuensi koordinasi, pengurus PSM Minggir dipastikan tetap aktif menjalankan aksi nyata di lapangan, seperti penyaluran dropping air bersih bagi warga yang membutuhkan.

Dalam arahannya, perwakilan Dinsos Sleman, Sri Handayani, menyoroti capaian Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang baru menyentuh angka 20 persen hingga pertengahan Agustus 2026. Pihaknya mendorong adanya percepatan penyaluran serta optimalisasi sistem digitalisasi bantuan sosial agar lebih akurat dan tepat sasaran.

“Kami berharap ada akselerasi di akhir Agustus hingga mencapai 30 persen. Dengan produk Bansos digital, harapannya bantuan sosial bisa semakin tepat sasaran,” ungkap Sri Handayani. Ia menambahkan, Dinsos Sleman juga berencana menggelar Bimbingan Lanjut guna memperkuat kapasitas teknis para anggota PSM.

Dari hasil pembahasan tiga bidang kerja, yakni Bidang Diklat, Datim, dan Kemitraan, Raker PSM Kapanewon Minggir menyepakati tiga program prioritas utama. Ketiganya meliputi peningkatan kapasitas anggota, pendampingan serta bakti sosial masyarakat, dan pembaruan pendataan peserta pelayanan kesejahteraan sosial. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)

image_pdfimage_print
Bagikan: