Peternak Ayam Turi Didorong Perluas Pasar Lewat Digital Marketing

Sleman — Majelis Ekonomi Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Turi bekerja sama dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Kelompok 005 menggelar pelatihan digital marketing bagi peternak ayam di wilayah Turi, Sleman. Kegiatan berlangsung di Pendopo Masjid Sirotholmustaqim, Ngentak, Bangunkerto, Turi, Sleman, Selasa (25/8/2026).

Pelatihan tersebut menjadi upaya mendorong pelaku usaha peternakan lokal beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memanfaatkan media digital sebagai sarana pemasaran. Selama ini, pemasaran hasil peternakan masih banyak mengandalkan jaringan pelanggan dan pasar di sekitar wilayah usaha.

Ketua Majelis Ekonomi PCM Turi, Marwadi, mengatakan kemampuan pemasaran digital menjadi kebutuhan penting bagi pelaku usaha, termasuk peternak ayam. Menurutnya, pemanfaatan teknologi membuka peluang untuk memperluas jangkauan pemasaran sekaligus membangun jaringan pasar baru.

“Peternak tidak cukup hanya menghasilkan produk yang baik. Mereka juga perlu mengetahui bagaimana cara memperkenalkan dan memasarkannya kepada konsumen melalui media digital,” ujar Marwadi.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi dari content creator, Shofi, yang berpengalaman dalam pengelolaan konten digital. Materi tidak hanya disampaikan secara teori, tetapi juga melalui praktik yang dapat diterapkan langsung dalam pengembangan usaha.

Shofi memberikan pemahaman mengenai pembuatan konten menarik, pengemasan informasi produk, serta pemanfaatan berbagai platform digital untuk menjangkau calon konsumen. Peserta juga dikenalkan pada pentingnya foto dan video produk yang menarik, informasi yang jelas, serta konsistensi dalam mengelola media sosial.

Salah satu materi yang menjadi fokus adalah pemanfaatan marketplace sebagai sarana pemasaran. Para peternak didorong untuk mulai memperkenalkan produk ternak maupun olahan berbahan dasar ayam melalui platform digital sehingga jangkauan pasar tidak terbatas pada konsumen di wilayah Turi.

Selain marketplace, peserta mendapatkan wawasan mengenai pentingnya membangun jaringan usaha melalui platform digital. Jaringan tersebut diharapkan dapat membuka peluang kerja sama dengan konsumen, pelaku usaha kuliner, maupun mitra bisnis dari luar wilayah Sleman.

Pelatihan juga membahas perubahan perilaku konsumen di era digital. Konsumen semakin terbiasa mencari informasi produk sebelum membeli. Karena itu, pelaku usaha perlu menyajikan informasi secara jelas, mulai dari jenis dan kualitas produk, harga, hingga cara pemesanan.

Melalui pelatihan tersebut, Majelis Ekonomi PCM Turi berharap keterampilan digital yang diperoleh dapat menjadi modal bagi para peternak untuk mengembangkan usaha secara bertahap. (Arief Hartanto KIM Kertomandiri  Turi)

image_pdfimage_print
Bagikan: