Sleman — Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Sembada Kabupaten Sleman memperkuat peran strategisnya sebagai jembatan informasi sekaligus penguat kapasitas masyarakat. Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi KIM Sembada yang berlangsung di Ruang Rapat Sasana Anglocita Tama, Kapanewon Depok, Selasa (8/9/2026).
Ketua KIM Sembada Kabupaten Sleman, Adnan Iman Nurtjahjo, dalam arahannya menekankan bahwa KIM tidak hanya berperan sebagai wadah komunikasi, tetapi juga menjadi penghubung informasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat.
“Ada tiga fokus utama yang perlu dijalankan secara konsisten oleh pengurus dan anggota KIM di tingkat masyarakat,” ujar Adnan.
Pertama, diseminasi informasi publik. KIM diharapkan mampu menyampaikan program, kebijakan, serta perkembangan pembangunan Pemerintah Kabupaten Sleman secara akurat, transparan, dan mudah dipahami masyarakat.
Kedua, penguatan literasi digital dan penangkalan hoaks. Di tengah derasnya arus informasi, KIM memiliki peran penting dalam mendorong penggunaan media sosial secara bijak serta membantu masyarakat mengenali dan menangkal informasi yang tidak benar.
Ketiga, pemberdayaan potensi lokal. KIM didorong memanfaatkan berbagai kanal informasi digital untuk memperkenalkan potensi wilayah, mulai dari UMKM, pariwisata, hingga kegiatan dan inovasi masyarakat.
“Koordinasi secara berkala diperlukan untuk memperkuat sinergi antaranggota KIM sekaligus memastikan informasi yang diterima masyarakat dapat dikelola dan disampaikan secara tepat,” tandas Adnan.
Melalui kegiatan tersebut, KIM Sembada Kapanewon Depok diharapkan semakin solid dalam mendukung komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat. KIM juga diharapkan mampu mendorong kemandirian masyarakat melalui pengelolaan dan pemanfaatan informasi yang sehat, positif, dan produktif.
(Sri Rahayu/KIM Depok)


