10 Peripih Ditemukan di Kompleks Prambanan

Sleman – Tim ekskavasi Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jogja menemukan peripih atau kotak batu di candi perwara kompleks Candi Prambanan. Temuan ini terhitung luar biasa karena jumlahnya banyak, dan memiliki bentuk yang berbeda.

Kepala Seksi Perlindungan Pengembangan dan Pemanfaatan BPCB Jogja, Wahyu Astuti mengatakan, biasanya di dalam sebuah candi hanya ditemukan satu peripih. Tapi temuan di candi perwara Prambanan nomer 35 ini mencapai sepuluh kotak.

Selain itu, bentuknya juga unik. Selama ini, peripih yang ditemukan berbentuk bujur sangkar sedangkan temuan di Prambanan memiliki bentuk persegi panjang dengan ukuran39 cm x 21 cm, dan ketebalan 8 cm.

“Temuan semacam ini mungkin satu-satunya di Indonesia, namun yang pasti sangat berharga bagi dunia arkeologi. Apalagi ini ditemukan di candi pendamping ring tiga yang notabene ada diluar bangunan utama,” kata Wahyu, Rabu (9/3).

Peripih tersebut ditemukan saat tim melakukan ekskavasi di candi Perwara sisi utara sekitar dua pekan silam. Ekskavasi berupa penelitian dan pengumpulan data ini merupakan tahap awal pemugaran yang rencananya dilakukan tahun depan.

Tim mendapati peripih yang terbuat dari batu putih itu saat menggali di kedalaman sekitar 1,5 meter. Di dalam satu kotak batu itu ada dua lempengan. Pada lempeng bagian bawah terdapat di tengah – tengahnya, sedangkan satunya menumpuk diatas yang berfungsi sebagai penutup. Saat ini, sepuluh peripih itu telah diamankan di kantor BPCB untuk dilakukan penelitian lebih dalam.

image_pdfimage_print
Bagikan: