Fasilitas Umum Yang Rusak Akibat Banjir Akan Diperbaiki

Sleman – Dampak banjir pada hari Sabtu (12/3) malam selain mengakibatkan terendamnya 32 rumah di Kabupaten Sleman juga mengakibatkan rusaknya beberapa fasilitas umum. Oleh karena itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman akan melakukan koordinasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainnya untuk memperbaiki fasilitas umum yang rusak.‬

“Berdasarkan pendataan BPBD Sleman kerugian dampak banjir pada Sabtu (12/03) malam itu diperkirakan ditaksir mencapai Rp 200 juta an,” kata Kepala BPBD Sleman, Drs Julisetiono Dwi Wasita SH MM di Sleman, Selasa (15/3).

Menurut Julisetiono beberapa fasilitas umum yang mengalami kerusakan seperti talut yang jebol, jembatan sesek rusak, pagar sekolah yang jebol dan fasilitas lainnya. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp 200 juta. Namun yang menjadi tanggungjawab pemerintah hanya fasilitas umum.‬

‪”Untuk kepastian total kerugian masih dihitung. Tapi estimasi kami sekitar Rp 200 juta. Sebagian kerusakan sudah kami koordinasikan dengan SKPD terkait untuk memperbaikinya,” kata Julisetiono.‬

‪Disinggung tentang korban banjir, dijelaskan Julisetiono pihaknya sudah memberikan logistik ketika para korban banjir mengungsi. Sedangkan kerugian material lainnya menjadi resiko masyarakat yang tinggal di bantaran sungai. Untuk itu pihaknya meminta masyarakat agar meningkatkan kewaspadaanya.‬

Sedang ‪Kepala Dinas Sumber Daya Air Energi dan Mineral Kabupaten Sleman, Ir R Sapto Winarno mengatakan, pihaknya sekarang ini masih ada stok bronjong 1.500 hingga 2.000 buah. “Jika sewaktu-waktu dibutuhkan, bronjong siap dipasang untuk menanggulangi banjir,” kata Sapto.

image_pdfimage_print
Bagikan: