Sleman – Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Sri Murni Rahayu SH MM mengatakab saat ini perekonomian dunia mulai mengalami pergeseran. Dimulai dari perekonomian yang berbasis industri menjadi perekonomian yang didorong oleh kreativitas atau yang kemudian disebut ekonomi kreatif.
“Kreativitas yang menjadi modal utama perekonomian ini berkaitan erat dengan sumberdaya manusia yang menjadi basis penggerak utama dalam ekonomi kreatif,” kata Sri Murni, Sabtu (24/4).
Menurut Sri Murni, pengembangan kapasitas perempuan juga berarti adanya kesempatan bagi kaum perempuan untuk mengakses sumber-sumber ekonomi sehingga memperkuat bargaining position perempuan.
“Kesepahaman semacam ini harus disosialisasikan kepada semua pihak termasuk stakeholder dan para pemangku kepentingan,” tutur Sri Murni.
Jika sebelumnya penyelenggaraan sarasehan merupakan upaya untuk merefleksikan seberapa jauh mana peran perempuan di Sleman dalam proses pembangunan daerah. Saat ini sarasehan juga akan menggelar karya perempuan Sleman yang patut diperhitungkan.
“Jika kita melihat realita keterlibatan perempuan dalam upaya pengembangan ekonomi kreatif dapat kita lihat bahwa keterlibatan perempuan dalam proses pembangunan telah dimulai dari awal perencanaan, pelaksanaan hingga monitoring. Kondisi ini, harus menjadi perhatian dan pemikiran kita bersama agar peluang dan kesempatan yang telah terbuka luas ini dapat optimal dimanfaatkan oleh kaum perempuan,” tuturnya.
Ditekankan Sri Murni bahwa ekonomi kreatif sangat penting karena merupakan sebuah konsep yang menempatkan kreatifitas dan pengetahuan sebagai aset utama dalam menggerakkan ekonomi. Ekonomi kreatif muncul dari berbagai ide dan kreativitas, tidak hanya melakukan hal yang rutin dan berulang.
Selain itu, tantangan yang perlu mendapat perhatian dan pemikiran bersama adalah bagaimana memberikan pemahaman pada masyarakat tentang peran perempuan yang sesungguhnya.
“Sebagai makhluk Tuhan, perempuan memiliki hak dan peran yang sama dengan laki-laki. Namun yang perlu diingat adalah peran perempuan sebagai ibu rumah tangga, ibu dari anak-anaknya. Para perempuan dituntut untuk bisa mendidik anak-anaknya. Para perempuan harus bisa membentuk karakter anak-anaknya, menjadi generasi yang memiliki kemampuan daya juang dan mentalitas yang kuat, serta rasa percaya diri dalam menjalani kehidupan dan memenuhi tujuan hidup,” tambah Sri Murni.


