Sleman – Jumlah pemandu atau edukator Museum Gunungapi Merapi (MGM) Pakem, Kabupaten Sleman belum ideal sehingga terkadang tidak mencukupi untuk memandu wisatawan. Demikian diungkapkanKepala Unit Pelaksana Teknis MGM Sleman, Suharno, Selasa (26/4).
Menurut Suharno, meski sudah mendapatkan tambahan pemandu, jumlahnya masih belum ideal untuk MGM. Karena jumlah pengunjung yang semakin banyak datang setiap harinya ke kawasan wisata edukatif ini.
Diungkapkan pada tahun 2016 ini, pihaknya mendapatkan tambahan edukator atau pemandu dari Dinas Kebudayaan Provinsi DIY dua orang.
”Dengan begitu, jumlah total edukator yang dimiliki menjadi empat orang. Namun, meski sudah ada tambahan tetap saja masih belum ideal. Idealnya satu orang memandu 10 wisatawan. Tapi sekarang masih belum. Satu pemandu bisa lebih dari 25 orang,” katanya.
Suharno menambahkan jumlah pengunjung ke MGM saat ini terus meningkat. Satu harinya bisa mencapai 400 sampai 600 orang.
”Setiap tahunnya peningkatan pengunjung MGM terus signifikan,” kata Suharno.
Karena itu Suharno optimistis target pengunjung pada 2016 bisa mencapai 250 ribu wisatawan.
”Tahun ini kami optimistis pengunjung bisa mencapai target sebanyak 250 ribu wisatawan, atau meningkat dibandingkan pada 2015,” katanya.
Ia mengatakan pada 2015 jumlah pengunjung MGM tercatat 213 ribu orang.
”Kalau melihat tren beberapa bulan terakhir ini pasti tercapai targetnya sampai 250 ribu. Jumlah pengunjung MGM pada 2016 terhitung dari Januari hingga Maret sudah dikunjungi 60 ribu wisatawan,” katanya.


