Sleman – Generasi muda di Kabupaten Sleman memiliki perhatian yang cukup besar terhadap pentingnya penyelamatan arsip, dan itu sangat menggembirakan.Tahun ini adalah tahun perdana penyelenggaraan Lomba Narasi Arsip Foto di Kabupaten Sleman. Event ini tidak hanya perlu berkesinambungan namun juga dikembangkan.
“Diharapkan Kantor Arsip Daerah sebagai lembaga pembina kearsipan daerah dapat mengintensifkan upaya sosialisasi pengelolaan arsip yang baik dan benar, tidak hanya pada lingkungan instansi pemerintah tetapi juga kepada masyarakat Sleman,” kata Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI di Kantor Arsip Daerah Sleman, Kamis (28/4).
Sri Purnomo meminta masyarakat untuk mengelola arsip bersama-sama. Mulai dari lingkup terkecil yaitu keluarga, dengan menyimpan dan melindungi arsip perorangan dan keluarga sehingga akan tercipta budaya pengarsipan yang baik di setiap elemen masyarakat.
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarah bangsanya. Melalui arsip kita dapat mengambil pelajaran berharga dari sejarah. Disinilah pentingnya pengelolaan arsip untuk menjamin perlindungan hak-hak keperdataan dan hak atas kekayaan intelektual, serta akan memudahkan kita dalam menemukan kembali arsip-arsip yang kita butuhkan di masa mendatang,” kata Sri Purnomo.
Foto adalah bagian yang tidak terpisahkan dari arsip sebagai salah satu sumber informasi yang valid. Namun foto yang tidak dilengkapi dengan deskripsi foto juga tidak dapat berfungsi optimal. Karena itu dibutuhkan penyusunan caption yang dapat menjelaskan tentang peristiwa yang digambarkan dalam foto.
Caption yang baik harus dapat memberikan informasi akurat, memenuhi unsur 5W+1H (what, where,when why, who+how). Hal inilah yang harus diperhatikan dalam mendeskripsikan foto-foto yang dilombakan.
Sebagaimana amanat UU No. 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan Pasal 71 ayat (2) yang menyatakan bahwa lembaga pengarsipan dapat mengikutsertakan masyarakat dalam kegiatan perlindungan, pengawasan serta sosialisasi kearsipan.
“Untuk itu saya mengajak seluruh masyarakat untuk mengupayakan dan mendukung pengelolaan arsip daerah,” tutur Sri Purnomo.
Sedangkan Kepala Arsip Daerah Sleman, Retno Susiati SH mengatakan lomba Narasi Arsip Foto tersebut sebagai media dan sarana Kantor Arsip Daerah dalam meningkatkan kepedulian dan pengenalan arsip foto terhadap generasi muda, dan sebagai ajang bagi siswa/siswi SMA/SMK di Kabupaten Sleman untuk berkompetisi dalam kearsipan.
Peserta dalam lomba tersebut sebanyak 80 siswa dari berbagai sekolah di Kabupaten Sleman, sedang foto yang dinarasi sebanyak 3 macam yairu Erupsi Gunung Merapi, Komodite salak pondok, dan Kesenian Bekakak.
Bertindak sebagai dewan juri dari Sekolah Vokasi Kearsipan UGM dan Forum Komunikasi Jogja Memotret. Para juara sebagai juara I Ratih Diana P dari SMAN I Sleman, juara II M Aris dari SMAN I Ngemplak, juara III Nur Afifah dari SMA Insan Cendekia.


