Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bagi Pedagang Pasar Gamping

Ukur Tensi PasienSleman – Perhatian Pemerintah Kabupaten Sleman di bidang kesehatan dalam melayani masyarakat terus di tingkatkan, hal tersebut dibuktikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para pedagang pasar dalam rangka menyambut 1 abad Sleman yang diadakan oleh Dinas Pasar Kabupaten Sleman bekerjasama dengan Bank BPD DIY  di Pasar Gamping Sleman, Jumat (13/5).

Pemilihan Pasar Gamping sebagai tempat pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis menurut Kepala Dinas Pasar, Dra Tri Endah Yitnani, MSi karena letaknya diareal cekungan sehingga ketika terjadi hujan di beberapa titik lokasi di Pasar Gamping tergenang air.

Hal tersebut menurut Endah berpotensi menimbulkan penyakit karena genangan air bercampur dengan sampah yang ada.

“Pemeriksaan kesehatan gratis ini kami selenggarakan untuk mengetahui sejauh mana kesehatan para pedagang, karena aktifitas perdagangan di pasar merupakan salah satu penompang perekonomian,” kata Endah.

Endah juga menambahkan bahwa Pasar Gamping sendiri memiliki luas kurang lebih 1 hektar dan melibatkan aktifitas ekonomi 1200 orang pedagang di dalamnya dalam pemeriksaan kesehatan gratis ini pihaknya menggandeng Puskesmas Gamping I dan Gamping II sebagai tenaga medis untuk melakukan pengecekan kesehatan serta pemberian obat jika ada pedagang yang terindikasi sakit.

Direktur Utama Bank BPD DIY Drs Bambang Setiawan Ak MBA yang juga hadir menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan gratis yang diikuti oleh 120 peserta tersebut merupakan rangkaian kegiatan bakti sosial yang di lanjutkan dengan pemberian bantuan fasilitas umum berupa bantuan tikar dan rehab mushola di areal pasar.

“Roda ekonomi di wilayah DIY bergerak dengan cepat, pasar adalah salah satunya. Kesehatan bukan segala-galanya namun tanpa kesehatan segalanya tidak berarti, sebisa mungkin kesehatan harus diperhatikan,” tutur Bambang.

Sementara itu Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI  menyambut baik acara bakti sosial tersebut. Menurutnya pasar tradisional tidak kalah dengan pasar modern karena memiliki segmen tersendiri.

“Perkembangan demi perkembangan sudah tercapai, fasilitas umum seperti tempat ibadah juga sudah melengkapi fasilitas umum di pasar. Tinggal kita menjaganya, serta yang tidak kalah penting adalah kesehatan diri kita sendiri sebagai modal utama beraktifitas,” kata Sri Purnomo.

image_pdfimage_print
Bagikan: