Sleman – Kontingen Kabupaten Sleman berhasil meraih sebagai Juara 1 Festival Reog dan sekaligus Juara 1 Festival Jatilan dalam Festival Reog dan Jatilan se DIY yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata DIY di Kawasan Tebing Breksi Prambanan Sleman, Minggu (5/6).
Demikian disampaikan Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman, Dra Endah Sri Widiastuti MPA dikantornya, Senin 6 Juni 2016 dikantornya, Senin (6/6).
Menurut Endah keberhasilan kontingen Kabupaten Sleman dalam festival reog dan jatilan tersebut cukup menggembirakan.
“Meskipun demikian kejuaraan bukan tujuan utama dalam pembinaan kesenian di Kabupaten Sleman, yang lebih penting lagi adalah upaya pengembangan dan pelestarian kesenian itu sendiri dapat dilakukan dengan baik,” kata Endah.
Dengan menyandang prestasi sebagai penyaji terbaik atau kejuaraan lanjut Endah justru menjadi tantangan tersendiri untuk senantiasa mengedepankan prestasi dan penampilan.
Kontingen Reog “Kudho Wiromo” asal Sleman meraih Juara 1 dengan nilai 418 mengungguli kontingen lainnya yaitu Reog “Manggolo Mudho” dari Bantul dengan nilai 415, Reog “Rontek Bambu Nada” dari Kota Yogyakarta dengan nilai 386, Reog “Gandhewo” dari Kulonprogo dengan nilai 373, dan Reog “Mawar 7 Timbul Kencana” dengan nilai 351 serta Reog “Sembrani” asal Sleman dengan nilai 313.
Sedangkan untuk kategori Jatilan Juara 1 Jatilan “Melati” dari Sleman dengan nilai 432, disusul kontingen jatilan lainnya yaitu “Ngesti Budoyo” asal Kulonprogo dengan nilai 417, “Turonggo Mudho Perwiro” dari dari Bantul dengan nilai 396, “Puspanjala” dari Gunungkidul dengan nilai 386, “Turonggo Mudho Budhoyo’ dari Sleman dengan nilai 383, dan “Turonggo Bekso Codhe Laras” dari Kota Yogyakarta dengan nilai 366.
Dewan Juri dalam Festival Reog dan Jatilan tersebut terdiri atas Dr Kuswarsantyo MHum sebagai ketua, Dr Nur Iswantoro MHum, Warsito AMd, Dra Daruni MHum, RM Donny S Megananda SS MBA.


