Di Kalasan Ditemukan 88 Kasus DBD dan 3 Orang Meninggal

Sleman – Masih banyaknya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Kecamatan Kalasan membuat Tim Kelompok Kerja Operasional  Demam Berdarah Dengue (Pokjanal DBD) kembali mengadakan gerakan Jumat bersih Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di  Padukuhan Pundung Klenggukan Desa Tirtomartani Kalasan, Jumat (26/8).

Tim ini terdiri dari gabungan personil  Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Bappeda, TNI dan Polri dan Desa serta jumantik Dusun. Camat Kalasan, Samsul Bachri menyampaikan bahwa dampak musim penghujan atau kemarau yang tidak menentu menyebabkan tumbuh kembangnya nyamuk meningkat, serta pola menjaga kebersihan lingkungan oleh  masyarakat belum maksimal.

Dikatakan Samsul, kasus DBD di Wilayah Kecamatan Kalasan sampai bulan Agustus  2016 ini tercatat mencapai 88 kasus DBD serta 3 orang meninggal dunia. Karena itu Samsul  berharap kepada setiap orang atau person bisa menjadi Pemberantas Sarang Nyamuk bagi dirinya maupun Kelurganya.

Tim pokjanal dalam melaksanakan Gerakan PSN di Padukuhan Pundung Desa Tirtomartani terbagi dalam 6 Kelompok, setiap kelompok terdiri 7 orang yang beranggotakan dari Kader Jumantik Padukuhan, Desa Kecamatan dan Kabupaten menjalankan pemeriksaan di rumah-rumah penduduk melihat langsung kamar mandi, kulkas, dispenser air minum, tempat minum burung dan lingkungan yang dimungkinkan untuk tumbuh kembangnya jentik.

Dari hasil pantuan 106 rumah warga didapatkan jentik pada 27 titik sehingga Angka Bebas Jentik (ABJ) di kawasan ini terbilang masih rendah yaitu 74,5 %. Tentu saja ini masih memungkinkan sekali untuk berkembangnya penyakit Demam Berdarah di daerah ini, terlebih lagi dalam monitoring Tim Jumantik banyak menjumpai jentik-jentik di bak mandi, ban bekas, dan botol bekas yang ada airnya.

Untuk itu warga diharapkan  melaksanakan bersih lingkungan setiap minggu, dan melakukan 3 M yaitu menguras, menutup dan mengubur barang bekas sehingga tidak ada genangan air yang terlihat, karena genangan air sedikitpun bisa untuk berkembang biak nyamuk Aedes Agepty penular demam berdarah.

image_pdfimage_print
Bagikan: