Sleman Mantapkan Ketahanan Pangan Masyarakat‬

Sleman – Pembangunan sektor pertanian di Kabupaten Sleman diupayakan untuk terus mampu memantapkan ketahanan pangan masyarakat.‬

‪”Bahkan upaya tersebut juga diupayakan agar tetap mampu mewujudkan surplus pangan, baik bahan pangan nabati maupun hewani,” kata Wakil Bupati Sleman, Dra Sri Muslimatun MKes di Sleman, Senin (5/9).

Menurut Sri Muslimatun  pada tahun 2015 produksi padi sawah di Sleman meningkat dari 314 ribu ton menjadi 328 ribu ton atau naik 4,54 persen dibandingkan dengan pada 2014.‬

‪”Produksi tersebut dapat menghasilkan beras 207 ribu ton meningkat dari 198 ribu ton bila dibandingkan produksi 2014,” katanya.‬

Ia mengatakan surplus beras juga mengalami kenaikan, yaitu dari 108 ribu ton lebih pada 2014 menjadi 115 ribu ton lebih pada 2015 atau naik 6,65 persen.‬ Sementara ketersediaan bahan pangan pokok di Kabupaten Sleman mengalami surplus. Hingga Mei 2016, data kelebihan beras mencapai 201.491 ton.‬

‪Selain beras, sejumlah komoditi lain juga tercatat surplus diantaranya kacang tanah sebesar 6.564 ton, dan cabe merah 10.633 ton. Kondisi surplus juga dijumpai pada komoditi daging sapi sebesar 417 ton, daging ayam 18.501 ton, dan telur ayam 15.687 ton.‬

Untuk, cadangan pangan pemerintah daerah hingga Mei 2016 mencapai 27.850 ton beras, dan cadangan pangan masyarakat sebanyak 112 ton gabah kering giling.

Adapun sasaran luas panen padi sepanjang Oktober 2015-Maret 2016 tercatat sebesar 26.181 hektar, sedangkan bulan April-September 2016 seluas 24.650 hektar.‬ Sehingga, total luasan pada periode musim tanam tahun ini sebesar 50.831 hektar.

image_pdfimage_print
Bagikan: