Foto Dinamika Pasar Tradisional Dipamerkan di Mall

Bupati Sleman Melihat Pameran Hasil Lomba FotoSleman – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dalam hal ini Bagian Humas Sleman mengadakan kegiatan pameran foto. Sebanyak 50 foto dipamerkan di Jogja City Mall dan foto yang dipamerkan ini merupakan foto yang terpilih sebagai juara 1 sampai 5 dan masuk dalam nominasi yang terpilih.

Sebanyak 25 foto merupakan kegiatan Hari Jadi Sleman ke 100 dan 25 foto lainnya dengan materi dinamika pasar tradisional. Pameran dibuka Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI, Kamis (20/10) malam.

Kabag Humas Drs Sri Winarti menyampaikan lomba foto yang diselenggarakan mengambil tema kegiatan hari Jadi Sleman yang ke 100 yang sudah dilaksanakan bulan Mei lalu. Untuk materi foto dinamika  pasar tradisional. diikuti oleh 270 peserta dengan jumlah foto mencapai 713 karya.

Setelah dilakukan penilaian oleh Dewan juri memutuskan pemenang lomba foto yakni Juara 1 Kukuh Bhahari (Fasilitas Mushola), Juara 2 Adi Wijayanto (Tawar Menawar Mendong), Juara 3 Aceng Sofian (Aktifitas di Pasar Godean), Juara Harapan I, Gandhi Murakabi, (Transaksi Komoditas Pertanian), Juara Harapan II, Jaya Tri Hartono, (Pasar Pagi Pagi Sekali).

Penilaian foto pemenang ditekankan pada teknis fotografi, isi/caption story, dan penilaian lebih pada daya tarik obyek foto obyek dan aktivitas pasar tradidional Kabupaten Sleman.

Sri Purnomo disela-sela pembukaan pameran mengapresiasi positif  lomba foto yang dilaksanakan tema pasar tradisional yang diangkat. Tentu menjadi moment straregis untuk mengekspose kondisi pasar tradisional di Kabupaten Sleman saat ini.

Dengan penataan yang lebih baik namun tetap dengan memperlihatkan kekhasan pasar tradisional, sekaligus menjadi media publikasi bagi berbagai potensi di Kabupaten Sleman.

“Diharapkan melalui kegiatan ini potensi-potensi yang ada di Sleman dapat semakin dikenal luas oleh masyarakat. Selain itu, kegiatan pameran foto ini juga menjadi media eksistensi dari fotografer baik profesional maupun amatir untuk memperkenalkan karya-karyanya pada masyarakat luas,” kata Sri Purnomo.

Dalam kegiatan pameran  yang dilakanakan selama 4 hari mulai 20 hingga 24 Oktober 2016, juga diadakan pentas kesenian tradisional serta bazar pedagang pasar tradisional yang menampilkan kripik belut dari Pasar Godean, Bacem Bebek dari Pasar Ngino, serta aneka jajanan pasar serta produk lainnya dari Pasar Prambanan dan Pasar Sleman.

Pembukaan pameran ditandai dengan pembukaan selubung pada foto yang keluar sebagai juara I dan II.

image_pdfimage_print
Bagikan: