Seluruh Puskesmas Sleman Terakreditasi

Sleman – Sebanyak 25 Puskesmas di Kabupaten Sleman telah tersertifikasi akreditasi. Hal ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah setempat dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.‬

“Dari 25 Puskesmas tersebut 2 Puskesmas terakreditasi utama, 8 Puskesmas terakreditasi madya, dan 15 Puskesmas terakreditasi dasar,” kata dr Mafilindati Nuraini MKes pada resepsi Hari Kesehatan Nasional ke 52 Kabupaten Sleman di aula Monumen Jogja Kembali, Sabtu (12/11).

Menurut Linda berdasarkan laporan dari Subdit Mutu dan Akreditasi Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI, Sleman menjadi satu-satunya Kabupaten yang seluruh Puskesmasnya terakreditasi.

“Akhir tahun 2015 hingga awal tahun 2016 kami mengusulkan sertifikasi akreditasi secara serentak 25 Puskesmas di Sleman. Alhamdulillah semuanya terakreditasi dan ini sebagai wujud komitmen Kabupaten Sleman untuk meningkatkan pelayanan dan mutu dibidang kesehatan,” kata Linda.

Sementara Ketua Eksekutif Komisi Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), drg Tini Suyanti Sugandi MKes menyampaikan bahwa pelaksanaan program Akreditasi FKTP saat ini telah memasuki tahun kedua setelah ditetapkannya Peraturan Menteri Kesehatan no 46 tahun 2015 yang menjadi dasar hukum pelaksanaannya.

Dalam kurun waktu bulan Januari sampai dengan November 2016 telah ada sebanyak 697 Puskesmas di 24 Provinsi yang telah disurvei dan sebagian telah ditetapkan kelulusannya.

Wakil Bupati Sleman, Dra Hj Sri Muslimatun MKes  mengapresiasi atas pencapaian akreditasi seluruh Puskesmas di Sleman. Sri Muslimatun menghimbau agar pelayanan kesehatan di Kabupaten Sleman terus ditingkatkan baik mutu maupun pelayanan, sehingga tiga tahun kedepan akreditasi dapat ditingkatkan.

”Dengan momen peringatan HKN tahun 2016 yang bertemakan Indonesia Cinta Sehat, saya  mengajak seluruh jajaran Pemkab Sleman, khususnya aparat di bidang pelayanan kesehatan untuk terus meningkatkan upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif dalam pembangunan bidang kesehatan. Mari kita terus menggali inovasi baru yang lebih beragam untuk mendorong prakarsa dan peran masyarakat dalam upaya membangun Sleman,” kata Sri Muslimatun.

Pada kesempatan tersebut Sri Muslimatun juga menyerahkan langsung trophy berbagai lomba bidang kesehatan diantaranya Lomba Desa Siaga, Lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, Lomba Komunitas Jumantik, dan Lomba Sekolah Sehat.

Sri Muslimatun berharap dengan prestasi maupun penghargaan yang telah diberbagai kesehatan tersebut dapat menjadi pemicu bagi semua untuk lebih mening­katkan pemba­ngunan di sektor-sektor lainnya serta mampu memotivasi untuk me­ningkat­kan kesa­daran seluruh warga Sleman untuk membudayakan pola hidup bersih dan sehat.

image_pdfimage_print
Bagikan: