‪Pariwisata Jadi Andalan Pendapatan Daerah Sleman‬

Sleman – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman akan mengembangkan sektor pariwisata sebagai andalan penerimaan pendapatan daerah. Untuk mencapai hal itu, sinergitas antar SKPD terkait akan diperkuat.‬

‪Salah satu upayanya dengan terus meningkatkan sarana prasarana, dan membuat paket wisata serta akses pendukung lainnya. Strategi itu diharapkan memperpanjang lama tinggal wisatawan di Sleman.‬

‪“Pariwisata yang akan kami dorong terutama agribisnis di kawasan lereng Merapi. Lahan yang potensial ditanami aneka buah dan sayuran seperti bunga krisan atau anggrek,” kata Dra Hj Sri Muslimatun MKes, Wakil Bupati Sleman, Selasa (13/12).‬

‪Sri Muslimatun juga optimistis target pariwisata itu dapat tercapai. Setidaknya diukur dari pencapaian penghargaan Indeks Pariwisata Indonesia (IPI) yang tahun ini dianugerahkan oleh Menteri Pariwisata RI kepada Kabupaten Sleman.‬

‪Dari hasil penilaian, Kabupaten Sleman masuk dalam sepuluh besar peringkat tertinggi dengan total skor 3,72. Sri Muslimatun menerangkan, dalam hal indeks daya saing, Sleman memperoleh skor 3,90 sedangkan indeks persepsi 3,19. Selain itu, Sleman juga memperoleh peringkat dua berdasar aspek lingkungan pendukung bisnis pariwisata dengan skor 3,42.‬

Untuk pertama kalinya di tahun 2016, Kementerian Pariwisata mengembangkan Indeks Pariwisata Indonesia yang penyusunannya mengacu pada travel and tourism competitive index.

“Penilaiannya disesuaikan dengan kondisi negara untuk menyiapkan daerah tujuan pariwisata menjadi motor pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional,” tutur Sri Muslimatun.‬

‪Secara keseluruhan, pengukuran IPI dilakukan mengacu basis data sekunder statistik guna menentukan skor indeks daya saing pariwisata di 505 Kabupaten/Kota. Ada empat aspek utama sebagai basis konsep yang semuanya merupakan penopang industri.

image_pdfimage_print
Bagikan: