Sleman – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Sleman mengadakan Pengembaraan Akhir Tahun (Barata) XXXI Tahun 2016. Pengembaraan Akhir Tahun merupakan agenda tahunan pada setiap akhir tahun bagi Pramuka Penegak dan Pandega Kwartir Cabang Sleman.
Menurut Ketua Kwarcab Sleman Arif Haryono SH, Selasa (27/12), kegiatan tersebut diadakan sebagai upaya menumbuhkan jiwa tangguh dan mengenal potensi daerah bagi Pramuka Penegak dan Pandega Kwartir Cabang Sleman.Barata XXXI dilaksanakan mulai Rabu, tanggal 28 Desember 2016 sampai dengan Minggu, 1 Januari 2017.
“Upacara pemberangkatan dilaksanakan Rabu (28/12) di lapangan Denggung, dengan Pembina Ka Mabicab (Bupati Sleman) Kak Sri Purnomo,” kata Arif.
Kegiatan Barata tersebut berupa perjalanan dengan menjelajahi berbagai tempat dengan rute Jelajah Desa Wisata dan kegiatan perlombaan.
“Rute dalam kegiatan tersebut, berangkat dari lapangan Denggung, menuju Desa Wisata Grogol, Minggir, Tempel dan kembali/finish di Gubug Pramuka Sleman,” kata Reno Dwi Handoyo selaku Ketua Sangga Kerja kegiatan tersebut.
Peserta dalam kegiatan Barata tahun ini berjumlah 601 sangga dengan rincian 40 sangga putra dan 39 sangga putri, dan diikuti oleh 35 pangkalan di Kabupaten Sleman.
Arif Haryono menambahkan bahwa pada setiap anggota Pramuka terdapat potensi yang bisa dikembangkan, untuk itu diharapkan Pramuka mampu menempa diri untuk menuju prestasi kedepan.
Disampaikan bahwa tiga potensi yang bisa dikembangkan bagi pramuka antara lain potensi kemampuan diri, intelektual, potensi kecerdasan sosial, sikap karakter daan perilaku, serta psikomoterik dan lainnya.
Disamping itu kegiatan Barata juga sebagai wadah kegiatan untuk membentuk watak dan peradaban yang bermartabat, jujur, amanah, disiplin, kerjasama juga cinta tanah air. Diharapkan dengan mengikuti kegiatan Barata tersebut peserta mampu mengambil makna, yang jelas banyak hal yang dapat diambil hikmahnya.


