Sleman – Dalam rangka mengantisipasi terjadi bencana longsor diwilayah perbukitan Prambanan, TRC Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman bersama Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Prambanan Bandung Bondowoso, warga Gedang Bawah Desa Sambirejo Kecamatan Prambanan Sleman, Minggu (22/1) mengadakan kegiatan gotong royong menurunkan batu yang berpotensi longsor atau glundung.
“Setelah dilakukan pemecahan batu, batu yang dievakuasi jatuh di jalan dekat longsoran batu yang terjadi Rabu (18/1) lalu,” kata Makwan, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman usai melakukan pemantauan kegiatan tersebut.
Menurut Makwan batu yang dievakuasi sudah diturunkan dan jatuh di jalan adalah batu yang posisi sebelumnya bersampingan dengan batu besar yang sudah longsor Rabu lalu. Karena itu untuk mengantisipasi batu yang masih ada dilakukan penurunan. Pasalnya jika dibiarkan dikhawatirkan bisa longsor dan menutup jalan bila terkena hujan deras.
Seperti diberitakan sebuah batu besar yang memiliki panjang lima meter dengan lebar lima meter, dan tinggi 2,5 meter longsor di Gedang bawah RT 3 RW 09 Sambirejo. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
Ada kemungkinan tanah di sekitar batu tergerus air karena hujan deras dan kemudian melongsorkan batu raksasa itu. Longsoran batu tersebut mengakibatkan akses jalan yang menghubungkan jalan Desa Gayamharjo dengan Desa Sambirejo sempat tertutup.
Warga bersama relawan FPRB Prambanan Bandung Bondowoso dan personel TNI masih terus mengevakuasi batu dan melakukan pengkondisian tanah di sekitar batu yang longsor.


