Sleman – Pelayanan terhadap masyarakat merupakan kewajiban Pegawai Negeri Sipil (PNS) baik pusat dan daerah. PNS dituntut untuk memberikan pelayanan yang optimal sebagai komitmen dan dedikasi pengabdian kepada masyarakat.
Bertepatan dengan Peringatan Hari Paskah pada Jumat 14 April 2017, Panitia Hari Besar Kristiani Kabupaten Sleman menggelar pembinaan rohani dalam rangka menyambut Hari Paskah 2017.
“PNS Kabupaten Sleman harus memiliki karakter yang kuat dan dapat menjadi teladan bagi masyarakat”, kata Ketua Panitia Hari Besar Kristiani Kabupaten Sleman, Ir. Jenu Santosa, M.U.M di Gereja Santo Thomas, Seyegan Sleman, Jumat (7/4).
Romo Suyatno Yoseph Suyatno Hadi Atmojo, pr menyampaikan dalam hidup manusia harus selalu menjaga ibadahnya kepada Tuhan dan menjaga toleransi antar umat baik seagama maupun lintas agama. Sebagai PNS harus tertanam jiwa sosial untuk selalu melayani masyarakat baik dalam jam kerja atau ketika sudah berbaur dengan masyarakat. Toleransi antar umat beragama diaplikasikan dalam kegiatan kemasyarakatan tanpa memandang perbedaan di bidang agama.
Hal tersebut sejalan dengan sumpah pegawai pemerintah sebagai pelayan masyarakat tanpa memandang Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA). Intoleransi agama hanya akan menimbulkan masalah SARA, tambahnya.
Dalam acara tersebut terkumpul kolekte Rp. 3.373.000,- yang akan diserahkan ke Gereja Druju sebesar Rp 1.500.000,- dan sisanya untuk bakti sosial pada Minggu (9/4) di Prambanan.


