Gelar Potensi Seni dan Budaya di Embung Serut

Desa Banyuraden, Gamping, Sleman menyelenggarakan Gelar Potensi Seni dan Budaya Banyuraden 2017 di Embung Serut, Desa Banyuraden, Kecamatan Gamping pada Sabtu (15/4). Dimulai dari pukul 10.00 WIB hingga 23.00 WIB, gelar potensi dan budaya ini menyuguhkan berbagai acara seperti Talkshow yang menghadirkan pembicara Tri Suko (pengrajin gamelan), Gaung Kyan Renantya Sidharta (penata iringan ketoprak terbaik 2015), Ethan Louis Boyd (pengrawit gamelan asal Amerika), Aji Wulantara (Plt Kepala Disbud Sleman), Sarjono (penggiat seni Banyuraden). Selain itu juga ditampilkan bazar aneka potensi lokal setempat, sholawat, karawitan, dan kethoprak.
Sementara itu pagelaran kesenian yang ditampilkan antara lain Tari Topeng Penglebar Kertas (I Wayan Dana), Tari Jaran Kore (SDN Banyuraden), Tari Kutuk, Tari Gedruk, Tari Kebyar (Sanggar Among Siwi), Tari Oglek, Tari Kebyok Anting Anting (SDN Patran), Tari Ular (Sanggar Sensen), dan Tetayang Kyai Demakidjo (Sanggar Demakidjo).
Plt Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman Aji Wulantoro menyampaikan bahwa dari potensi kebudayaan yang ada di desa harus dikembangkan serta diberdayakan menjadi rintisan desa budaya dan akhirnya menjadi desa budaya. Pola mewujudkan masyarakat berbudaya di Kabupaten Sleman ini dilakukan secara berjenjang dari kantong budaya yang dipilih pada suatu desa yang memiliki potensi dasar.
“Semua desa memiliki potensi kebudayaan, menjadi tugas pemerintah untuk mengarahkan dan membina aktivitas budaya masyarakat agar kebudayaan yang ada mengerucut pada suatu titik sehingga terwujud masyarakat berbudaya sesuai dengan visi Pemkab Sleman”, kata Aji.
Sementara itu Bupati Sleman Sri Purnomo yang membuka acara ini mengapresiasi terselenggaranya gelar potensi dan seni budaya yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pemdes Banyuraden. Menurutnya potensi budaya yang ada di Banyuraden bisa digali dengan maksimal serta dapat dikembangkan sehingga Banyuraden mampu menjadi salah satu kantong budaya di Sleman.
“Banyuraden merupakan salah satu desa di Kabupaten Sleman yang seringkali menyelenggarakan event budaya, bahkan ada acara budaya tahunan yang rutin diselenggarakan. Saya berharap even-even budaya tersebut terus dijaga dan dikembangkan agar Banyuraden mampu menjadi kantong budaya di Sleman”, jelas Sri Purnomo. Pada kesempatan yang sama Sri Purnomo berpesan agar Embung Serut yang menjadi latar acara ini agar dijaga kebersihan dan keindahannya.

image_pdfimage_print
Bagikan: