Sleman – Pembangunan Masjid An Nur Ketingan meskipun belum 100% selesai namun hendaknya diikuti dengan pembangunan kemakmuran jemaahnya. Bukan hanya peningkatan kuantitas jemaahnya tapi juga peningkatan kualitas keimanannya. Hal tersebut disampaikan Bupati Sleman, Sri Purnomo dihadapan jemaah safari Jumat di Masjid Ketingan Tirtoadi, Mlati, Jumat (14/7).
Lebih lanjut, disampaikan Bupati Sleman kalau masjid dibangun secara bersama-sama maka kemakmurannya juga dilakukan bersama-sama dan itu biasanya akan lebih berhasil.
Disampaikan pula bahwa saat ini masyarakat sudah kritis termasuk anak-anak. Oleh karena itu, bupati minta agar anak-anak harus bisa baca Al-Qur’an yang dimulai dari baca Iqro karena ke depan kalau tidak bisa baca Al Qur’an maka mereka akan tertinggal dengan yang lain.
Sedangkan menanggapi pembangunan Kecamatan Mlati yang sudah selesai dan sudah digunakan, bupati minta agar ada semangat baru dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat seiring dengan megahnya Kecamatan Mlati.
Saat ini masyarakat sudah kritis dan lebih berani dalam memberi masukan dan kritikan sehingga dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat lebih ditingkatkan agar memberikan kepuasan kepada masyarakat. Dengan pelayanan yang baik maka tingkat kepercayaan masyarakat kepada aparat pemerintah akan lebih meningkat pula.
Hadir pada safari Jumat tersebut antara lain Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun, Camat Mlati, Suyudi, dan Muspika Kecamatan Mlati, dll. Pada kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan uang total 12.6 juta rupiah oleh Bupati Sleman yang berasal dari bantuan APBD Pemkab Sleman, Basnaz Sleman, Kecamatan Sleman, Desa Tirtoadi, PDAM Sleman, juga infaq jamaah safari Jumat.


