Sleman – Ratusan pelari baik dari luar negeri maupun dalam negeri mengikuti Sleman Temple Run di Taman Tebing Breksi Sambirejo Prambanan, Minggu (16/7). Lomba yang memperebutkan total hadiah 75 juta rupiah tersebut dibuka langsung oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo.
Sri Purnomo menyampaikan bahwa lomba ini di samping untuk sarana olahraga dengan biaya yang sangat murah, juga untuk lebih memperkenalkan obyek wisata yang ada di kabupaten Sleman, terutama obyek wisata candi.
Lomba ini memperlombakan dua kategori yaitu 13 K dan 25 K, dengan beberapa obyek wisata candi yang menjadi rute lomba, seperti Candi Miri, Candi Ijo, Candi Banyu Nibo, Candi Ratu Boko, Candi Soejiwan, Candi Dawangsari, dan Candi Barong.
Selain wisata Candi, peserta yang melewati rute pedesaan dan persawahan, akan dapat menikmati keindahan wilayah Kabupaten Sleman khususnya sekitar Prambanan. Bupati Sleman mengharapkan dengan lomba ini, peserta akan lebih mengenal beberapa obyek wisata yang ada di Kabupaten Sleman yang selama ini belum banyak diketahui.
Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Sudarningsih, menyampaikan bahwa peserta Sleman Temple Run 2017 ini telah melebihi dari target yang dicanangkan sebelumnya, yakni mencapai 570 peserta. Dari 570 peserta tersebut, 388 peserta merupakan peserta umum kategori 13 K, 152 peserta umum pada ketegori 25K, dan 30 peserta dari TNI/POLRI kategori 25K.
Di lomba ini juga menyertakan 15 peserta pelari manca negara yang berasal dari 9 negara, yaitu dari Amerika Serikat, Australia, Filipina, India, Inggris, Jerman, Malaysia, Prancis dan Selandia Baru.
Salah satu peserta lari untuk kategori 13 K, Faisal dari komunitas Jogja Playon mengungkapkan jalur yang dilalui menantang baik jalur menurun dan menanjak cukup menguras tenaga. Selain itu, pemandangan hamparan sawah yang hijau dan keunikan candi di sekitar Tebing Breksi memberikan kesan tersendiri bagi peserta Sleman Temple Run, tambahnya.***


