SLEMAN – Sebanyak tiga desa di Kabupaten Sleman, yaitu Desa Sindumartani, Kecamatan Ngemplak, Desa Kepuharjo dan Desa Wukirsari, Kecamatan Cangkringan, telah ditunjuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman sebagai Desa Tangguh Bencana (DTB). Untuk Desa Sindumartani ditunjuk sebagai DTB Â khusus untuk banjir lahar hujan Sungai Gendol.
Pengukuhan DTB tersebut telah dilakukan di Desa Sindumartani Ngemplak  oleh Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI, bersamaan dengan Desa Kepuharjo dan Wukirsari Kecamatan Cangkringan sebagai DTB. Sebelumnya telah dilakukan pelatihan terhadap masyarakat terkait penanganan bencana.
Pada kesempatan tersebut  Sri Purnomo  mengatakan, melalui DTB diharapkan masyarakat sudah bisa gerak cepat untuk menyelamatkan diri agar terhindar dari bencana. Menurutnya, kesiapsiagaan dini dibutuhkan oleh semua elemen masyarakat sebagai bentuk peringatan bahwa mereka hidup berdampingan dengan bencana.
“Masyarakat harus memahami jika mereka tinggal di daerah bencana. Melalui DTB, mereka sudah paham dan bisa mengantisipasi sedini mungkin jika sewaktu-waktu terjadi bencana. Termasuk dimana lokasi pengungsian hingga alat apa saja yang dibutuhkan,” kata Sri Purnomo belum lama ini.
Dalam kesempatan itu juga diberikan bantuan sarana prasarana bagi desa dan masyarakat yang mendukung mitigasi bencana. Seperti tenda desa, alat komunikasi berupa ‘Handy Talky’ (HT), ‘megaphone’ dan tas siaga bencana.


