Turi – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi menyelenggarakan Sarasehan Peran Pemuda Membangun Desa, Jumat (27/10) pukul 08.30-11.30 WIB di Pendopo Youth Center Yogyakarta.
Acara melibatkan seluruh tokoh pemuda di Yogyakarta, di antaranya karang taruna dan KPMD yang berasal dari Kabupaten Sleman, Bantul, Kulon Progo, dan Gunung Kidul. Selain itu, setiap desa dari 4 kabupaten diwajibkan mengirimkan satu perwakilan untuk mengikuti acara sarasehan tersebut, termasuk dari Desa Bangunkerto, Turi.
Narasumber dari sarasehan ini adalah Menteri Desa, PDT, dan Trasmigrasi, Eko Putro Sandjoyo, yang menjelaskan mengenai pengertian dana desa dan manfaat dana desa untuk pembangunan desa. Selain itu, Eko dalam uraiannya menuturkan bahwa saat ini Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi telah bejerja sama dengan kepolisian untuk ikut mengawasi dana desa dan yang paling penting peran serta masyarakat terutama generasi muda untuk aktif mengawal dana desa supaya tidak dikorupsi dan tepat sasaran.
Kementerian juga sudah membentuk satgas dana desa jadi bila ada penyelewengan dana desa bisa lapor ke 150 0040 untuk segera ditindaklanjuti.
Acara dilanjutkan oleh narasumber kedua, yakni Pimpinan KPK, Agus Raharjo yang membahas tentang partisipasi anak muda untuk pengawalan dana desa dan contoh korupsi dana desa. (Harman)


