Sleman Mantapkan Perekonomian Daerah

Sleman – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dalam perencanaan  pembangunan 2015 menitikberatkan pemantapan perekonomian daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Memantapkan perekonomian daerah yang meliputi peningkatan pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pendapatan, serta peningkatan daya saing daerah,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman dr Sunartono MKes, kemarin.

Selain itu, menurut Sunartono, juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang meliputi menurunkan persentase keluarga miskin, menurunkan angka pengangguran, meningkatkan daya beli masyarakat, meningkatkan  kualitas sumber daya manusia, meningkatkan perlindungan terhadap masyarakat, baik sosial, keamanan, dan terhadap bencana.

“Peningkatan kesejahteraan masyarakat merupakan upaya untuk menurunkan persentase keluarga miskin, yang pada 2013 menjadi 13,89 persen, menurun dibanding tahun sebelumnya yaitu 15,85 persen,” katanya.

Sedangkan tingkat pengangguran terbuka pada 2013, menurut dia, masih tinggi yaitu 6,47 persen, lebih tinggi dibanding rata-rata nasional sebesar 6,25 persen.

Sunartono menambahkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sleman masih rendah yaitu 5,45 persen, masih lebih rendah jika dibandingkan rata-rata nasional yaitu 6,23 persen.

“Melihat kenyataan tersebut perencanaan dan kegiatan pembangunan dengan lebih cermat di segala aspek. Tidak hanya pada aspek fisik sematan namun juga perlu memperhatikan aspek sosial mengingat aspek sosial ini seringkali terlewatkan,” katanya.

Sunartono mengatakan, dalam memformulasikan kegiatan pembangunan pada 2015 harus bertumpu pada pencapaian target yang telah ditetapkan untuk pencapaian visi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2010-2015.

“RPJMD tersebut menetapkan indikator capaian IPM 79,63, untuk kondisi masyarakat yang berdaya saing, pertumbuhan ekonomi sebesar 5,98 persen, untuk daya saing dan indeks gender 74 untuk keadilan gender,” katanya.

Selain perencanaan yang lebih cermat, dalam menyusun rencana pembangun juga dituntut untuk melihat “outcome” dari RPJM Sleman selama ini.

“Jika `outcome` tersebut masih kurang, hal ini berarti sinergi dan keterpaduan semua pihak, pemerintah secara lintas sektor, swasta dan masyarakat masih harus terus ditingkatkan,” katanya.

image_pdfimage_print
Bagikan: