BAZNAS Kabupaten Sleman Gelar Yatim Ceria 2020 di Kapanewon Gamping

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAZ) Kabupaten Sleman Bersama Pemerintah Kapanewon Gamping mengadakan kegiatan Yatim Ceria Tahun 2020 yang digelar di Pendopo Kantor Pemerintah setempat, Rabu (23/9/2020) guna memberikan santunan kepada anak yatim dan yatim piatu.

Menurut Kepala Jawatan Sosial Kapanewon Gamping, Wahyudi bahwa giat Yatim Ceria merupakan tindak lanjut hasil rapat BAZNAZ Kabupaten Sleman pada 9 September 2020 tentang pemberian santunan bagi anak yatim dan yatim piatu. Adapun jumlahnya di Kapanewon Gamping yang memperoleh santunan sebanyak 25 orang berasal dari Kalurahan Ambarketawang (5 anak), Kalurahan Balecatur (5 anak), Kalurahan Banyuraden (5 anak), Kalurahan Nogotirto (5 anak), serta Kalurahan Trihanggo (5 anak).

“Sumber dana kegiatan Yatim Ceria Tahun 2020 berasal dari BAZNAS Kabupaten Sleman dan BAZNAZ Kapanewon Gamping. Para penerima manfaat program ini adalah anak Yatim dan anak Yatim Piatu yang hadir pada acara Yatim Ceria hari ini yang menerima santunan berupa uang tunai dengan nominal tiga ratus ribu rupiah berasal dari BAZNAS Kabupaten Sleman, dan lima puluh ribu rupiah berasal dari BAZNAS Kapanewon Gamping. Selain itu mereka juga menerima paket barang senilai dua ratus ribu rupiah berupa masker, hygiene kit, makanan bergizi dan tas sekolah,” tutur Wahyudi.

Giat ini juga dihadiri oleh Panewu Gamping, Ikhsan Waluyo, Panewu Anom Gamping, Trisno Sunardi, Wakil Ketua 4 Bidang Administrasi, Sumber Daya Manusia, dan Umum BAZNAS Kabupaten Sleman, Djumroni, Kepala KUA Gamping, Imam Safingi, Kanit Binmas Polsek Gamping, Iptu Y. Ponidi, Perwakilan Koramil 17/GP, Serka Hadi Siswoyo, para Lurah, serta 25 anak yatim dan anak yatim piatu didampingi orang tuanya masing-masing.

Dalam sambutannya, Panewu Gamping menyampaikan bahwa pemberian santunan kepada anak yatim piatu merupakan tugas Bersama yang bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ia mencontohkan di kalangan Aparatur Sipil Negara yang sebagian penghasilannya disumbangan kepada BAZNAS yang selanjutnya dihimpun dan disalurkan kepada yang berhak.

“Pendidikan bagi anak yatim piatu ataupun anak dari keluarga tidak mampu, sangat penting bagi masa depan mereka. Karenanya, setiap orang tua harus terus berupaya agar anaknya tetap bisa sekolah. Kami sangat memperhatikan hal itu (santunan anak yatim piatu) dan Pemerintah Kabupaten pun terus mendorong para wali murid untuk selalu memperhatikan pendidikan anak. Saya berharap dengan adanya santunan ini dapat memberikan semangat bagi setiap anak untuk fokus dalam menimba ilmu, mandiri, terus belajar menjadi anak yang berprestasi guna meraih masa depan yang lebih baik dan cemerlang,” ucap Ikhsan. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)

image_pdfimage_print
Bagikan: