Labuhan Merapi Warnai Peringatan Takhta Sri Sultan Hamengku Buwono X

Sleman — Kawasan lereng Gunung Merapi kembali menjadi pusat perhatian publik pada Selasa (20/1/2026). Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, bersama Juru Kunci Gunung Merapi, Asih, memimpin rombongan abdi dalem Keraton Yogyakarta dalam prosesi Upacara Adat Labuhan Merapi. Rombongan berangkat dari Pendopo Museum Petilasan Mbah Maridjan di Kinahrejo menuju lokasi sakral Sri Manganti Hargo Merapi dengan…

Selengkapnya

Jaga Tradisi Keraton, Bupati Sleman Terima Ubarampe Labuhan Merapi di Cangkringan

Sleman — Bupati Sleman Harda Kiswaya secara resmi menerima ubarampe atau perlengkapan upacara adat Labuhan Merapi dari utusan Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengku Buwono X. Prosesi serah terima perlengkapan sakral tersebut berlangsung khidmat di Kantor Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman, pada Senin (19/1/2026). Labuhan Merapi merupakan upacara adat tahunan yang digelar sebagai rangkaian peringatan…

Selengkapnya

Harmoni Karya Persembahan Cinta Sanggar Banyu Bening, Tanamkan Karakter Anak Lewat Budaya Jawa

Sleman — Sanggar Banyu Bening sukses menggelar kegiatan bertajuk “Harmoni Karya Persembahan Cinta” pada Minggu (18/1/2026) yang dipusatkan di Rumah Makan Shiva, Tempursari, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman. Acara ini merupakan wujud nyata komitmen sanggar dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak melalui pendekatan seni dan budaya Jawa yang adiluhung. Melalui ajang ini, anak-anak tidak hanya unjuk kebolehan…

Selengkapnya

Ki Aldi Gedrug, Dalang Muda Seyegan Penjaga Tradisi Wayang di Era Modern

Sleman — Kapanewon Seyegan memiliki sosok muda potensial yang konsisten menjaga api tradisi melalui seni pedalangan. Aldi Rizqi Abdiel Muhammad, atau yang akrab disapa Ki Aldi Gedrug, menjadi potret nyata generasi milenial yang tidak canggung bergelut dengan wayang kulit. Di usianya yang baru menginjak 25 tahun, pemuda ini telah membuktikan bahwa kecintaan pada budaya lokal…

Selengkapnya

Pasbuja Kawi Merapi Resmi Miliki Penerbit Sendiri untuk Wadahi Karya Sastra Jawa

Sleman — Memasuki usia ketujuh, Paguyuban Sastra Budaya Jawa (Pasbuja) Kawi Merapi melakukan terobosan besar dengan mendirikan unit penerbitan sendiri. Langkah strategis ini diambil untuk memfasilitasi produktivitas para anggota yang aktif menulis, baik dalam bahasa Jawa maupun bahasa Indonesia. Keberadaan penerbit mandiri ini diharapkan mampu memberikan keleluasaan bagi organisasi maupun individu anggota dalam membukukan karya-karya…

Selengkapnya
image_pdfimage_print