Sleman – Obyek wisata Kaliurang hari ini, Jumat (28/3), kembali dibuka setelah kemarin sempat ditutup sementara, akibat aktivitas Merapi yang mengeluarkan hembusan gas yang menyebabkan hujan abu Kamis (27/3) kemarin.
“Kawasan wisata tersebut kembali segera dibuka setelah status Gunung Merapi tetap aktif normal,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sleman, AA Ayu Laksmidewi.
Aktivitas vulkanik Merapi tidak mempengaruhi jumlah pengunjung obyek wisata Kaliurang dan sekitarnya. Menurut Ayu, jumlah kunjungan ke Kaliurang masih stabil sejak erupsi 2010.
Dalam pantauan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sleman pada tahun 2013, obyek wisata Kaliurang dikunjungi oleh 575.525 orang. Namun demikian, jumlah tersebut menurun dari tahun 2012 yang mencapai 587.591 orang.
Sebagian besar pengunjung tersebut merupakan wisatawan domestik. Pengunjung tertarik dengan adanya fasilitas tur jalur lava Gunung Merapi di kawasan wisata Kaliurang. “Kunjungan paling ramai saat hari libur,”kata Ayu.
Terkait dengan aktivitas vulkanik Merapi, maka para pemandu wisata juga telah diberikan bekal pelatihan kesiapsiagaan bencana.Namun demikian pengunjung kawasan wisata Kaliurang diharapkan selalu waspada dengan adanya aktivitas hembusan gas Gunung Merapi



