Kunjungan Wisatawan Ke MGM Normal Meski Merapi Waspada

Sleman – Status Gunung Merapi  yang masih pada level waspada, tidak mempengaruhi  kondisi wisata di Kabupaten Sleman. Wisatawan juga tampak terus berdatangan mengunjungi sejumlah objek wisata yang berada di lereng Gunung Merapi.

Selain Kaliurang, wisatawan juga masih banyak yang mengunjungi  Museum Gunung Api Merapi (MGM) yang berada di Desa Hargobinangun Kecamatan Pakem Sleman.

“Hingga saat ini, kunjungan wisata di Museum Gunung Api Merapi masih normal seperti biasa, meski Gunung Merapi statusnya waspada,” kata Kepala UPTD MGM, Drs Suharno ketika dihubungi, Minggu (11/5).

Menurut Suharno, berdasarkan data yang diperoleh petugas, rata-rata jumlah pengunjung di MGM antara 300-600 orang per hari dan didominasi pelajar serta dari lembaga pendidikan. Dari mereka ada yang sudah menghubungi pihak pengelola jauh-jauh hari. Namun ada juga yang datang secara spontan.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan terhadap kenaikan status Gunung Merapi, pengelola terus menginformasikan kepada pengunjung. Sejumlah kebijakan diambil pengelola guna mengantisipasi segala kemungkinan yang akan terjadi.

Jam kunjung mereka kami batasi. Jika di dalam gedung sudah lebih dari 1 jam dan ternyata tidak ada aktivitas lain, disaarankan kepada mereka untuk segera meninggalkan gedung.

“Tapi bukan berarti terus mengusir dan menjadi aturan baru. Hanya sebatas imbauan saja. Sebab idealnya memang jam kunjung di museum hanya 1 jam,” kata Suharno.

Selain membatasi jam kunjung, petugas juga terus-menerus menginformasikan letak pintu darurat jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Setiap pengunjung yang datang, oleh petugas parkir juga langsung disarankan agar mengarahkan kendaraan ke pintu keluar. Jika nanti tiba-tiba ada bencana, pengunjung tidak perlu kesulitan dalam menyelamatkan diri.

image_pdfimage_print
Bagikan: