Dusun Sompokan Gelar Merti Dusun

Sleman – Masuknya teknologi modern khususnya teknologi informasi berakibat semakin meminggirkan nilai – nilai tradisi yang sebenarnya merupakan nilai asli dari masyarakat Indonesia. Sebagai langkah nguri – uri budaya khususnya budaya Jawa, warga Padukuhan Sompokan melaksanakan gelar budaya yang menampilkan berbagai potensi budaya yang ada di lingkungan Padukuhan Sompokan.

Kegiatan yang dirangkum menjadi satu dengan nama Bersih Dusun atau Merti Dusun dimulai 21 – 23 Agustus 2014 ini dimulai dengan kegiatan syawalan warga, tirakatan dan bersih dusun. Di hari kedua menampilkan kirab budaya yang dimiliki masyarakat Sompokan, salah satunya kesenian sholawat hadrah dan juga bergada prajurit yaitu Bergada Pangeran Purboyo. Dan ditutup dengan agenda wayang kulit yang memang merupakan kebudayaan asli bangsa Indonesia.

Bersih atau merti mempunyai maksud membersihkan segala sesuatu yang jelek, yang tidak baik untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, menjaga, memelihara dan memetri bumi sebagai lahan penghidupan agar dapat langgeng sampai akhir zaman.

Acara yang digelar oleh warga Padukuhan Sompokan bekerjasama dengan KKN UNY unit 69 mempunyai tema “Gelar Budaya Padukuhan Sompokan 2014” ini juga sebagai langkah mendukung pelaksanaan Undang – Undang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Harapannya dengan tujuan tersebut masyarakat dapat sengkuyung bersama – sama mendukung implementasi undang – undang tersebut dengan ikut menjaga, memelihara serta melestarikan budaya Jawa yang menjadi ciri khas keistimewaan Yogyakarta.

Kegiatan yang sudah terlaksana pada keempat kalinya ini terbuka untuk umum dan dapat didukung oleh seluruh elemen masyarakat Yogyakarta pada umumnya. Dengan demikian harapannya budaya tradisi local senantiasa eksis dan memberikan hiburan edukatif bagi masyarakat yang bernilai cultural.***

image_pdfimage_print
Bagikan: