Sleman – Berbagai hasil kegiatan dan pembangunan di wilayah Kecamatan Cangkringan telah diresmikan oleh Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI dan Assekda Bidang Pembangunan Dra Suyamsih MPd, Sabtu (17/1). Hasil pembangunan yang diresmikan Suyamsih berupa gedung PAUD di Plosokerep Desa Umbulharjo Cangkringan peresmiannya ditandai dengan pengguntingan pita dan dilanjutkan dengan peninjauan bangunan.
Selanjutnya Suyamsih juga meresmikan pembangunan irigasi di dusun Dawung Wukirsari Cangkringan yang ditandai dengan pemecahan Kendi, dan dilanjutkan dengan peninjauan bangunan.
Sedang di pedukuhan Kebur Lor Argomulyo Cangkringan Bupati Sleman, Sri Purnomo menyusul dengan meresmikan pembuatan talud Jalan yang menghubungkan padukuhan Kebur Lor dengan Tawangrenggo yang ditandai dengan pengguntingan pita dan peninjauan dengan melintasi jalan tersebut.
Sementara itu Kepala Desa Argomulyo Cangkringan, Darjono melaporkan bahwa talud jalan yang baru diresmikan tersebut sepanjang 600 meter kiri kanan jalan hingga taludnya mencapai 1200 meter. Lebar jalan yang semula hanya 1,5 – 3 meter diperlebar menjadi 4 meter dengan menggunaakan tanah warga.
“Atas kesadarannya warga yang terkena pelebaran jalan tidak minta ganti rugi maupun ganti untung, ” kata Darjono.
Lebih lanjut dilaporkan bahwa biaya untuk pembangunan talud tersebut sebesar Rp 212,208 juta yang terdiri dari dana PNPM Mandiri Perdesaan Rp 190,883 juta dan swadaya masyarakat Kebur Rp 21,325 juta.
Untuk bangunan gedung Serbaguna di Glagaharjo yang telah disempurnakan, diresmikan Sri Purnomo ditandai dengan pengguntingan pita. Tidak ketinggalan di Dusun Batur Kepuharjo Cangkringan, Sri Purnomo juga menyempatkan diri meresmikan gedung Serbaguna yang ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti.
Bangunan yang dibangun cukup megah tersebut menjadikan padukuhan Batur semakin representatif dibanding dengan padukuhan yang lain. Untuk peresmian berbagai hasil kegiatan di Cangkringan tersebut secara seremonial juga ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Sri Purnomo.
Usai meresmikan berbagai hasil kegiatan pembangunan di wilayah Kecamatan Cangkringan, Sri Purnomo menyampaikan bahwa dengan diresmikannya berbagai hasil kegiatan masyarakat tersebut bukan berarti telah selesai, tetapi justru makin berat karena harus merawat dan meningkatkan. Lebih lanjut disampaikan bahwa wilayah Cangkringan yang potensi untuk pariwisata tersebut perlu ditingkatkan, karena dengan meningkatnya potensi pariwisata maka akses jalan sebagai jalur perekonomian akan lebih baik.
Sedangkan Camat Cangkringan, Edi Harmana SH MHum melaporkan bahwa semua hasil pembangunan di kecamatan Cangkringan baik dari dana PNPM Mandiri Perdesaan maupun dari swadaya masyarakat telah dilaksanakan dengan baik, bahkan hasilnya melebihi 100 % dari target.


