Sleman – Pasca dihapusnya dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di tingkat Provinsi, Pemerintah Pusat menaikkan jumlah dana BOS Nasional (BOSNAS). Dana BOSNAS yang disampaikan kepada siswa sasaran sebesar 30 persen dibandingkan tahun 2014.Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Sleman, Arif Haryono SH mengatakan kenaikan tersebut untuk menutupi kekurangan setelah tidak ada lagi BOS Provinsi. Dengan demikian penyelenggaraan pendidikan di daerah tidak akan terkendala.
“Dibandingkan tahun lalu memang ada peningkatan, dengan demikian sekolah akan bisa menyesuaikan pemanfaatan dana BOS,” kata Arif, kemarin.
Menurutnya, dana BOSNAS yang diterima siswa pada tahun 2014 untuk jenjang SD sebesar Rp 580.000, SMP Rp 701.000, dan SMA/SMK Rp 1.000.000.
Sedangkan pada 2015 dengan penambahan tersebut, dana yang diterima siswa per tahunnya menjadi Rp 800.000 untuk jenjang SD, Rp 1.000.000 untuk SMP, dan Rp 1.200.000 bagi siswa SMA/SMK.
“Jumlah tersebut diharapkan dapat mengkaver kebutuhan operasional sekolah yang sebelumnya dipihaki BOS Provinsi,” paparnya.
Arif mengatakan selain BOSNAS, pada tahun ini Pemkab Sleman juga menganggarkan dana BOS Daerah(BOSDA) yang dipihaki APBD Kabupaten Sleman. Besarannya antara lain Rp 160.000 bagi siswa di jenjang SD, Rp 355.000 bagi jenjang SMP, serta Rp 200.000 bagi siswa SMASMK.
“Untuk SMA/SMK lebih kecil karena masih dimungkinkan adanya partisipasi orangtua siswa. Sedangkan di jenjang SD sampai SMP tidak diperbolehkan ada pungutan apapun,” katanya menjelaskan.


