Sleman Masih Kekurangan Guru SD

Sleman – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman hingga saat ini masih kekurangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) khususnya untuk guru SD. Dengan kondisi kekurangan tenaga pendidik ini dikhawatirkan akan menggangu pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sleman, Drs Iswoyo Hadiwarno total terdapat kekurangan 1.250 PNS di jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dan kebutuhan prioritas pada tenaga kependidikan dan tenaga kesehatan.

“Untuk posisi guru kelas SD, Pemkab Sleman masih membutuhkan 400 hingga 500 guru. Jika tidak tertutupi kondisi ini dikhawatirkan akan mengganggu kegiatan belajar siswa SD,” kata Iswoyo di Sleman, Rabu (27/5).

Dikatakan Iswoyo, guru kelas harus ditutupi dengan guru kelas, berbeda dengan guru materi atau mata pelajaran yang dapat dirangkap oleh beberap guru sekaligus. Sedangkan guru kelas harus mengawasi dan mendampingi siswa termasuk melakukan penilaian terhadap pembelajaran siswa.

Guna mengatasi masalah ini, BKD Sleman juga telah meminta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Sleman untuk melakukan pengaturan dan pembagian guru kelas. Sehingga kegiatan belajar mengajar di tingkat SD dapat berjalan optimal.

“Kebutuhan guru kelas memang mendesak, untuk itu ke depan kami usulkan kepada Kementerian untuk dapat melakukan rekrutmen CPNS,” katanya.

Iswoyo menambahkan pada 2014 Pemkab Sleman sudah melakukan rekrutmen CPNS untuk 39 formasi. Namun jumlah tersebut belum menyukupi kebutuhan yang diperlukan Pemkab Sleman.

“Kini jawaban dari Kementerian masih ditunggu, kemungkinan jawaban diberikan pada Juli 2015 nanti. Jika diperkenankan untuk melakukan rekrutmen, akan segera kami umumkan kepada masyarakat karena kebutuhan ini sangat mendesak,” tutur Iswoyo.

image_pdfimage_print
Bagikan: