Sleman – Kabupaten Sleman mulai membuka pendaftaran siswa baru tahun 2015 Kelas Khusus Olahraga (KKO) untuk 3 SMP dan 2 SMA. Ketiga SMP yang memiliki program KKO adalah SMPN 1 Kalasan, SMPN 2 Tempel, SMPN 3 Sleman, sedang untuk SMA adalah SMAN 1 Seyegan dan SMAN 2 Ngaglik.
“Untuk pendaftaran peserta didik baru sekolah KKO mendahului sekolah reguler yang baru akan dilaksanakan awal bulan Juli mendatang,” kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Sleman, Arif Haryono SH kepada wartawan di Pres room Pemkab Sleman, Selasa (9/6).
Menurut Arif, untuk sekolah KKO tingkat SMA akan membuka pendaftaran siswa baru mulai tanggal 10 hingga 12 Juni 2015 dan untuk tingkat SMP mulai tanggal 11 hingga 13 Juni 2015. Dikatakan Arif, syarat pendaftaran KKO baik ditingkat SMP maupun SMA hampir sama dengan persyaratan pendaftaran sekolah reguler. Bedanya untuk sekolah KKO masing-masing ditambah surat keterangan kesehatan dari dokter.
“Kalau calon siswa memiliki sertifikat maupun piagam dibidang olahraga bisa dilampirkan saat pendaftaran,” kata Arif.
Selain itu calon siswa juga harus mengikuti tes kecabangan, tes psikologi dan tes wawancara.
“Untuk penilaian ini ada pembobotannya diantaranya untuk nilai NEM pembobotannya antara 40 hingga 60 persen, tes kemampuan fisik 30 hingga 50 persen dan sertifikat atau piagam 10 persen,” tutur Arif.
Diungkapkan Arif, untuk pendaftaran sekolah KKO ini biayanya Rp 30 ribu untuk SMP dan Rp 35 ribu untuk SMA dan daya tampung siswa masing-masing 32 orang per kelas. Biaya pendaftaran ini diambilkan dari dana BOS. Pendaftaran sekolah KKO ini sengaja lebih awal dijelaskan Arif, karena bila calon peserta didik tidak lolos seleksi masih memiliki kesempatan untuk mendaftar di sekolah reguler. Karena itu pengumuman sekolah KKO ini untuk SMA tanggal 27 Juni 2015 dan SMP tanggal 2 Juli 2015.
Sementara untuk program belajar di sekolah KKO dijelaskan Arif kurikulum akademiknya sama, hanya untuk kelas olahraganya signifikan dengan bermacam-macam jenis olahraga sesuai minat siswa, ada sepakbola, basket, atletik, yudo, bulutangkis dan lainnya. Sedang untuk tenaga pendidik, ada yang diambilkan dari luar diantaranya dari UNY dan KKO ini hanya khusus bagi warga Sleman. Sebab kaitannya dengan pencarian bibit-bibit atlet olahraga.


