Sleman – Meski dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) serentak pada tanggal 9 Desember 2015 mendatang keduanya akan bersaing, namun Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI dan Wakil Bupati Yuni Satia Rahayu SS MHum masih terlihat kompak ketika mendampingi Gubernur DIY Sri Sultan HB X dalam syawalan yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Selasa (4/8).
Bahkan Sri Purnomo dan Yuni juga sempat menghantarkan Sultan hingga memasuki mobil setelah selesai mengadakan syawalan dengan jajaran Pemkab Sleman, tokoh masyarakat, kepala sekolah dan lainnya. Pada kesempatan tersebut Sri Purnomo juga sempat menyampaikan kata pamitannya sehubungan dengan akan berakhirnya masa jabatanBupati dan Wakil Bupati Sleman.
“Sehubungan dengan akan berakhirnya masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati seminggu ke depan, pada kesempatan yang baik ini kami mohon maaf atas kesalahan-kesalahan yang telah kami perbuat selama masa kepemimpinan kami. Semoga apa yang telah kami laksankan dapat diteruskan oleh pucuk pimpinan yang akan datang,” kata Sri Purnomo.
Kepada wartawan Sri Purnomo dan Yuni mengaku memang harus kompak meski harus bersaing dalam Pilbup 2015 mendatang. Ketika ditanya tentang keterlambatan dalam melengkapi persyaratan pendaftaran calon Bupati Sleman di KPU Sleman yang belum lengkap, baik Sri Purnomo maupun Yuni mengaku belum dilengkapinya persyaratan karena faktor kesibukan.
“Nanti akan segeta kita lengkapi persyaratan yang kurang,” kata Sri Purnomo.
Sementara Yuni menyampaikan kekurangan persyaratan terkait dengan legalisir ijazah S3 yang dari Malaysia. Yang sebelumnya harus legalisir di Malaysia ternyata sekarang bisa dilegalisir di Indonesia.
“Setelah semuanya selesai kekurangan persyaratan akan segera dilengkapi,” tutur Yuni.


