Sleman Hadapi Tantangan Persaingan Global

Sleman – Kabupaten Sleman menghadapi tantangan besar dan tantangan yang dihadapi saat ini bukan hanya di tingkat regional. Akhir tahun ini Sleman juga akan menghadapi persaingan global dengan diberlakukannya MEA. Hal tersebut menuntut revolusi mental bagi seluruh masyarakat untuk meningkatkan kualitas diri menghadapi persaingan yang lebih berat.

“Perubahan besar-besaran ini juga berlaku bagi aparat PNS penyelenggara negara yang memiliki tanggung jawab moral maupun konstitusional untuk bekerja jujur, tanpa pamrih, melayani rakyat secara paripurna,” kata penjabat Bupati Sleman, Ir Gatot Saptadi dalam resepsi kenegaraan yang berlangsung di Pendopo Parasamya Pemkab Sleman, Selasa (18/8) malam.

Gatot juga  mengajak kepada seluruh masyarakat Sleman untuk terus memupuk semangat kebersamaan dan kegotogroyongan yang telah menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat.

Disampaikan Gatot bahwa tahun ini, Kabupaten Sleman telah berhasil menunjukkan sejumlah prestasi ber-skala nasional diantaranya terbaik ke-2 penghargaan Pangripta Nusantara dalam bidang Perencanaan Pembangunan.

Di bidang informatika, Sleman meraih sejumlah predikat di IDSA Award Pada kategori E-Health, Sleman memperoleh peringkat ke-2, pada kategori E-Education memperoleh peringkat ke-1, pada kategori E-Tourism memperoleh peringkat ke-2, dan pada kategori E-government memperoleh peringkat ke-1.

“Pada awal bulan ini kita juga menerima langsung penghargaan Satya Lencana Wira karya Kencana di bidang KB serta penghargaan Kabupaten Layak Anak Tingkat Madya. Di bidang koperasi, kita juga mendapat penghargaan Satyalancana Pembangunan,” kata Gatot. Berbagai penghargaan ini lanjutnya bukan tujuan utama dari pelaksanaan berbagai kegiatan pembangunan di Kabupaten Sleman. Namun demikian berbagai prestasi yang telah dicapai tetap harus dipertahankan bahkan ke depan perlu ditingkatkan lagi.

“Selain itu, masih banyak pe-er yang harus kita selesaikan dan teruskan di tahun 2015 ini dan di tahun-tahun ke depan,” katanya.

Disisi lain juga  dituntut untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan harus dipastikan semua anak di Sleman harus sekolah minimal hingga jenjang SMA. Mempertahankan dan berupaya meningkatkan ketahanan pangan Sleman dengan difersifikasi pangan dan mengendalikan hilangnya lahan sawah. Serta menjaga agar masyakarat Sleman selalu sehat, dengan berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat.

“Pola hidup bersih harus menjadi budaya masyarakat kita,” tutur Gatot.

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan berbagai hasil kejuaraan/lomba antara lain  festival Reog dan jathilan sebagai juara I tingkat DIY Reog Sindu Toh Pati dari Nduri Tirtomartani Kalasan. SD Susukan Margokaton Seyegan sebagai juara I Festival dolanan anak tingkat Kabupaten Sleman. Sanggar Kembang Sakura, Sinduadi Mlati sebagai juara I kategori tanpa alat dalam festival  dolanan anak tingkat DIY.

Sedang dalam lomba peserta KB Lestari 10 tahun tingkat nasional juara I Suryati/H Sugeng Rohmadi dari Kejambon Lor Sindumartani Ngemplak. Sri Sukarti/Tukino dari Jalan Lele I Perum Minomartani Ngaglik sebagai juara I tingkat nasional sebagai peserta KB lestari 20 tahun.

Sedang dalam lomba Koperasi konsumen sebagai juara I tingkat DIY Koperasi mahasiswa UGM. Dalam lomba koperasi jasa sebagai juara I  tingkat DIY koperasi jasa Kolapura Avia dari PT Angkasapura  bandara Adisucipto. Dalam lomba koperasi pemasaran juara I tingkat DIY diraih Koperasi karyawan Taman Wisata Candi.

Sementara itu dalam lomba PKB/PLKB tingkat kabupaten sleman dan tingkat DIY sebagai juara I Drs Akhiz Isa Anshori dari Kecamatan Gamping. PIK R Prayogo dari Sawahan Pendowoharjo Sleman sebagai juara I baik tingkat Kabupaten maupun tingkat nasional.

Dalam lomba Kader BKB juara I tingkat kabupaten dan tingkat DIY diraih Mutiara Bunda dari Pringwulung Condongcatur Depok. Lomba kader BKR juara I tingkat Kabupaten dan DIY diraih Lentera Biru dari Biru Trihanggo Gamping. Lomba BKR (Bina Keluarga Remaja) juara I tingkat Kabupaten dan DIY diraih Lentera Biru dari Biru Trihanggo Gamping, Lomba BKL juara I tingkat kabupaten dan DIY diraih Ngudi Saras dari Panggungan Trihanggo Gamping.

Lomba desa baik ditingkat kabupaten maupun DIY juara I diraih Desa Triharjo Sleman, dan dalam  lomba kabupaten layak anak tingkat Kabupaten  tingkat DIY diraih Madya  dari Kabupaten Sleman.

image_pdfimage_print
Bagikan: