Sleman – Dalam rangka untuk mengekspose dan menginternalisasikan potensi ragam budaya sekaligus untuk mempromosikan sektor pariwisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman akan menggelar event budaya dengan tajuk “Pelangi Budaya Bumi Merapi”, yang akan digelar selama tiga hari berturut-turut mulai Jumat – Minggu ( 25 – 27/9) mendatang, di kompleks Pemkab Sleman.“Gelaran event ini diharapkan akan menjadi magnet bagi pengunjung dan wisatawan baik domestik maupun manca negara untuk berkunjung ke Kabupaten Sleman,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman, Ir AA Ayu Laksmidewi TP MM dikantornya, Selaa (22/9).
Menurut Ayu, event tahun ini dikemas beda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini kemasan Pelangi Budaya Bumi Merapi merupakan perpaduan antara 3 event besar di Kabupaten Sleman yang sudah ada sebelumnya, yakni Festival Kesenian Sleman, Festival Bregada Prajurit dan Kirab Pelangi Budaya.
Dengan perpaduan ini diharapkan akan menjadi sajian fenomenal yang mampu menghadirkan pengunjung dan wisatawan untuk menikmati atraksi budaya di akhir bulan ini. Event yang dikemas dalam bentuk kirab budaya ini merupakan wujud ekspresi kehidupan seni budaya masyarakat Sleman. Masyarakat Sleman adalah masyarakat ‘Bumi Merapi’ yang secara riil memiliki kompleksitas dan realita budaya yang masih kental dan terinternalisasi di kalangan masyarakat.
Pada hari pertama, Jumat (25/9) pukul 14.30 WIB akan disajikan kegiatan utama berupa Festival Kesenian Sleman dengan format Pawai Seni Tiga Dimensi atau yang kebanyakan orang mengenal dengan ogoh-ogoh dari 17 kecamatan se Kabupaten Sleman. Start dari Lapangan Denggung menuju finish di Lapangan Pemda Sleman.
Selain itu pada pukul 19.30 WIB juga disajikan 2 jenis atraksi yaitu pentas aneka seni oleh Dimas Diajeng Cilik Sleman di Panggung Utama Lapangan Tennis serta pentas kethoprak PS Bayu dari Pajangan Sleman di Panggung Utara Lapangan Denggung. Pada hari pertama ini diawali dengan pementasan kesenian jathilan pada pukul 09.00 – 11.30 WIB di Panggung Utara Lapangan Denggung.
Pada hari kedua, Sabtu (26/9) mulai pukul 11.00 WIB akan disajikan Festival Bregada Prajurit yang melibatkan 32 kontingen dari 17 kecamatan se Kabupaten Sleman dengan start dari lapangan Pemda menuju Lapangan Denggung. Dilanjutkan pada sore harinya jam 17.30 dengan pentas seni angklung di Panggung Utara Lapangan Denggung.
Malam harinya mulai pukul 19.30 WIB dipentaskan Sendratari Ramayana Full Story di Panggung Utara Lapangan Denggung serta Pentas Musik Pensil Alis oleh seniman Anang Batas di Panggung Utama Lapangan Tennis.
Hari ketiga, Minggu (27/9) pukul 13.00 – 17.00 WIB merupakan acara puncak yang berupa Karnaval Pelangi Budaya Bumi Merapi yang melibatkan lebih dari 50 kontingen dengan kekuatan lebih dari 1700 personil dari berbagai elemen komunitas seni budaya dan stakeholder pariwisata yaitu hotel, restoran, museum, perguruan tinggi, desa wisata, upacara adat. Bahkan komunitas mahasiswa luar daerah juga akan bergabung dalam event ini, diantaranya komunitas mahasiswa Bali, Banjarnegara dan Kalimantan Barat.


