Kemarau Panjang, Peternak Jual Sapi

Sleman – Sejumlah peternak di Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman terpaksa menjual sapi miliknya karena kesulitan mencari pakan rumput. Meski mereka sudah mengupayakan menanam rumput sendiri tapi hasilnya tidak memuaskan. Banyak tanaman rumput yang mati kering akibat kemarau panjang.

“Terpaksa sapinya dijual dulu karena susah cari pakan. Nanti kalau musim hujan sudah tiba, beli sapi lagi dengan ukuran lebih kecil,” kata Subur (47), salah satu peternak sapi asal huntap Pagerjurang, Desa Kepuharjo, Cangkringan, Minggu (4/10).

Uang hasil penjualan sapi itu sebagian digunakan untuk membeli pakan konsentrat. Ke depan, dia berharap dinas terkait bisa memberikan edukasi kepada peternak terkait upaya antisipasi menghadapi kemarau. Selama ini, peternak hanya menggunakan ilmu titen dengan menanam rumput di dekat pohon perindang agar tidak terlalu kering. Tapi ternyata cara itu belum efektif. Terlebih pascaerupsi Merapi 2010, lahan mereka banyak yang rusak akibat tertimbun material vulkanik.

“Lebih bagus kalau ada sosialisasi dari pemerintah, bagaimana sebaiknya menghadapi kemarau agar peternak tidak merugi,” katanya.

image_pdfimage_print
Bagikan: