Panas Ekstrem Picu Kebakaran

Sleman – Kasus kebakaran di Sleman cenderung meningkat, terutama pada cuaca panas yang cenderung ekstrem. Kondisi panas ekstrem yang mencapai suhu sekitar 35 derajat saat ini, ternyata memicu peristiwa bencana kebakaran diwilayah Kabupaten Sleman. Demikian antara lain diungkapkan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Makwan menanggapi banyaknya kasus kebakaran di Sleman akhir-akhir ini, Minggu (1/11).

Menurut Makwa, sampai akhir Oktober ini kasus kebakaran di Sleman sudah mencapai 112 kejadian. Mulai kebakaran rumah penduduk, tempat usaha, serta kasus kebakaran lahan yang diakibatkan pembakaran sampah atau puntung rokok. Untuk itu melihat potensi kebakaran yang semakin tinggi pada cuaca panas saat ini, Makwan minta masyarakat berhati-hati.  Karena sedikit keteledoran saja dapat memicu terjadinya bencana kebakaran.

“Dari 112  kasus kebakaran yang terjadi di Sleman, diantaranya  untuk kasus kebakaran lahan sudah mencapai 23 kali, kemudian tempat usaha ruko sekitar 30 kali dan untuk rumah pemukiman mencapai 40 lebih kasus kebakaran,” kata Makwan.

Sementara untuk penyebab kebakaran kasus tertinggi diakibatkan oleh hubungan arus pendek listrik,  menyusul pembakaran sampah dan pembuangan puntung rokok. Serta kompor gas dan tungku kayu,  maupun kebakaran akibat penyalaan lilin.

Sedang untuk mengantisipasi kebakaran lahan dan kebun, Makwan minta masyarakat yang membakar sampah agar ditunggui dan dipastikan sampai apinya mati. Demikian juga bagi masyarakat yang membuang puntung rokok agar dimatikan terlebih dahulu, sehingga jika jatuh ditempat yang mudah terbakar tidak memicu terjadinya kebakaran. Dikatakan Makwan untuk wilayah Sleman yang rawan terjadi bencana kebakaran lahan, selain Kecamatan Depok juga Kecamatan  Turi.

image_pdfimage_print
Bagikan: