Sleman – Menyambut libur akhir tahun yang berbarengan dengan libur sekolah, Museum Gunungapi Merapi (MGM) telah melakukan persiapan. Sejumlah fasilitas tambahan telah disiapkan. Seperti gazebo untuk kios makan dan minum hingga souvenir.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) MGM, Suharno mengatakan beberapa fasilitas yang rusak juga telah dibenahi. Diprediksi, selama liburan MGM akan didatangi antara 1.000-1.500 pengunjung perhari.
“Hari-hari biasa, ada sekitar 600 pengunjung yang datang. Pengunjung akan bertambah ketika akhir pekan. Kami optimis liburan ini, bisa mencapai 1.500 pengunjung per hari,” kata Suharno, Minggu (27/12).
Menurut Suharno sejak libur Maulud Nabi dan Natal hingga kemarin MGM mulai dibanjiri pengunjung. Wisatawan ke MGM ini diprediksi akan terus meningkat hingga akhir tahun mendatang.
Dikatakan Suharno, MGM yang berlokasi di Hargobinagun Pakem Sleman dikunjungi wisatawan sejak pagi sampai sore. Terkait kondisi tersebut Suharno optimis jumlah pengunjung museum pada liburan Natal dan tahun baru, akan mencapai lebih sepuluh ribu orang.
Obyek yang banyak diminati pengunjung di MGM, selain tentang karakter dan sejarah Gunung Berapi, juga fasilitas Theater, peraga tsunami, kegempaan maupun infomasi wisata yang disajikan dengan perangkat tehnologi informasi.
Sementara soal keluhan pengunjung tentang minimnya jumlah pemandu, menurut Suharno, karena pemandu yang ada baru berjumlah dua orang. Sehingga belum mampu melayani secara memadai rombongan pengunjung yang jumlahnya relative banyak.
“Untuk peningkatan pelayanan wisatawan, kedepan akan dilakukan penambahan. tenaga pemandu hingga lima orang,” kata Suharno.
Untuk para pengunjung MGM pada liburan Natal saat ini, hampir seluruhnya berasal dari luar kota. Terlihat dari plat nomor kendaraan yang diparkir rata-rata dengan plat nomor Jakarta, Surabaya, dan Bandung bahkan dari Sumatera serta Bali.***


