Sleman – Dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, RSUD Sleman berupaya melengkapi sarana dan prasarana layanan rumah sakit berupa pembangunan gedung dan penambahan sarana medis. Gedung baru yang mulai beroperasi hari Senin (29/2) tersebut akan difungsikan untuk penambahan fasilitas yang sudah ada di gedung lama.
Direktur RSUD Sleman, dr Joko Hastaryo MKes menjelaskan bahwa gedung baru yang berdiri di atas tanah seluas 11.000 meter persegi yang terdiri dari lima lantai dan dua basement tersebut merupakan pengembangan dari gedung lama, beberapa bagian pelayanan yaitu poliklinik rawat jalan, pendaftaran, BPJS, Farmasi, ICU, dan laboratorium sudah dipindahkan ke gedung tersebut. Penambahan bangsal khusus ibu pasca bersalin juga menjadi tambahan fasilitas.
“Dulu bangsal ibu bersalin masih gabung dengan bangsal di gedung lama, namun sekarang kami pisahkan tersendiri di gedung baru dengan fasilitas kelas dua dan tiga,” Joko, Minggu (6/3).
Menurut Joko, bangunan lama RSUD Sleman juga masih difungsikan sebagai bangsal dan kamar operasi. Rencana jangka panjang untuk lima hingga sepuluh tahun kedepan bangunan lama tersebut akan difungsikan sebagai bangsal khusus lansia.
“Saat ini RSUD Sleman telah melakukan penambahan 46 bangsal dari semula 230 menjadi 276 bangsal, serta kamar operasi juga sedang kami tambah sebanyak 3 kamar, sehingga total kamar operasi RSUD Sleman nantinya sebanyak 5 kamar,” ungkapnya.
Joko juga mengharapkan agar masyarakat khususnya pasien RSUD Sleman untuk memaklumi jika masih banyak kekurangan dalam proses pelayanan di RSUD Sleman.
“Kami mohon maaf pada masyarakat khususnya pasien RSUD Sleman jika dalam beberapa waktu akhir-akhir ini pelayanan kurang optimal dikarenakan kami terus berusaha melakukan penyempurnaan fasilitas yang ada untuk memberikan pelayanan terbaik demi kepuasan masyarakat,” tutur Joko.


