Sleman – Asisten 1 Bidang Pemerintahan Sekda Sleman, Jazim Sumirat SH mengatakan dengan adanya kebijakan dana desa, yang pada tahun 2016 ini akan disalurkan sebesar Rp 63,014 miliar kepada 86 desa di Kabupaten Sleman diharapkan dapat semakin mengoptimalkan pengelolaan dan peningkatan pembangunan desa serta pemberdayaan masyarakat sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Terkait dengan kesejahteraan masyarakat, masalah kemiskinan masih menjadi tantangan bagi Kabupaten Sleman walaupun tercatat setiap tahunnya angka kemiskinan di Kabupaten Sleman semakin menurun, namun berbagai upaya dalam rangka pengentasan kemiskinan terus digalakkan,” kata Jazim di Desa Sumberharjo Kecamatan Prambanan disela-sela lomba desa tingkat Provinsi DIY dan evaluasi oleh Tim yang dipimpin drg Retno Nur Mawarti MKes, Senin (13/6).
Menurut Jazim dengan mengoptimalkan keberadaan Tim Penanggulangan Kemiskinan (TPK) baik ditingkat Kabupaten, Kecamatan, Desa, bahkan tingkat dusun. Sejumlah 1212 dusun di Sleman telah memiliki TPK.
Keberadaan TPK baik di tingkat Kecamatan, Desa dan Dusun perlahan-lahan mampu mengkoordinasikan dan mensinergikan berbagai program dan kegiatan untuk penanggulangan kemiskinan, bahkan keberadaannya mampu pengembangkan inovasi kegiatan yang memanfaatkan potensi lokalnya.
Sementara Jazim juga menilai Pemerintah Sumberharjo mampu meningkatkan dinamika pembangunan masyarakatnya. Hal ini terlihat dari berbagai potensi yang ada di Desa Sumberharjo.
Diantaranya, Dusun Sengir Desa Sumberharjo ditetapkan sebagai pilot proyek kampung KB untuk Kecamatan Prambanan, hal ini menjadikan Dusun Sengir sebagai kampung keluarga berencana mandiri. Keberadaan rumah dome di Desa Sumberharjo juga menjadi icon dan salah satu destinasi wisata di Kabupaten Sleman.
“Sebagai salah satu daerah rawan bencana, Desa Sumberharjo juga telah ditetapkan sebagai desa tangguh bencana di Kabupaten Sleman, mengindikasikan seluruh komponen masyarakatnya memiliki kemampuan dalam mitigasi bencana,” kata Jazim.
Selain itu, salah satu PAUD di Desa Sumberharjo juga masuk unggulan Bina Keluarga Balita (BKB) Holistik Integratif.


