Satpol PP Sleman Tertibkan Lima “Game Net”

Sleman – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sleman menertibkan lima tempat hiburan “game net” yang melanggar Peraturan Bupati Nomor 26 Tahun 2013 tentang Penyelenggara Usaha Hiburan pada bulan Ramadan.‬

‪”Kami menutup paksa lima lokasi usaha `game net` yang nekat buka pada seminggu pertama Ramadan,” kata Kepala Seksi Operasi dan Ketertiban Satpol PP Sleman Sri Madu, di Sleman, Rabu (15/6).‬

‪Menurut Sri Madu, dalam operasi penertiban tersebut rata-rata “game online” atau “game net” telah buka sejak hari pertama Ramadan. Padahal, sesuai dengan Perbup tempat usaha hiburan “game online” dilarang beroperasi pada minggu pertama.‬

‪”Usaha game online baru bisa beroperasi setelah memasuki pekan kedua puasa. Penindakan kami tutup paksa dan diberi teguran. Belum sampai penahanan izin usaha,” katanya.‬

‪Ia mengatakan saat ditertibkan, hampir semua “game net” sedang menerima pengunjung yang mayoritas anak usia sekolah.‬

‪”Penuhnya pengunjung `game net` karena masa selesai ujian dan liburan. Rata-rata, mereka tengah bermain game online,” katanya.‬

‪Sri Madu mengatakan pihaknya juga menertibkan game net yang buka sampai pukul 22.00 WIB. Sesuai dengan aturan, mereka yang masih buka melewati ketentuan dipaksa untuk menutup.‬

‪”Pada minggu kedua, tiga, dan empat Ramadan, akan diterapkan penyesuaian jam operasional tempat hiburan,” katanya.‬

‪Ia mengatakan, jenis usaha hiburan yang terikat dalam Perbup Sleman tersebut meliputi kafe, karaoke, game net, game station, game centre, salon, spa, panti pijat, dan usaha sejenisnya.‬

‪”Berdasarkan Perbup terebut pada pekan kedua hingga lebaran tempat hiburan hanya boleh beroperasi pada pukul 20.00 WIB sampai 24.00 WIB. Penertiban tempat hiburan yakni untuk menciptakan suasana kondusif saat Ramadan agar tidak mengganggu kenyamanan ibadah puasa,” katanya.

image_pdfimage_print
Bagikan: